Popular Posts

Showing posts with label Persisam. Show all posts
Showing posts with label Persisam. Show all posts

6/09/2012

Precious Absen

Pertahanan Persija Jakarta akan menghadapi ujian berat saat menghadapi Persisam Samarinda, Minggu 10 Juni 2012. Apalagi, skuad ibukota tidak akan diperkuat oleh salah satu bek tengah mereka, Precious Emuejeraye.

"Precious saat ini masih di Singapura, karena ada urusan keluarga. Dia harus mengurusi akte kelahiran anaknya, jadi kemungkinan besar dia akan absen," ungkap pelatih Persija, Iwan Setiawan, saat dihubungi VIVAbola, Sabtu 9 Juni 2012.

Lini pertahanan Persija saat ini sedang dalam kondisi tidak baik. Setelah mengecap status pemain dengan pertahanan terbaik pada paruh pertama, "Macan Kemayoran" malah harus kebobolan 13 gol dalam 10 pertandingan di paruh kedua. Jumlah itu sama dengan jumlah gol yang bersarang ke gawang mereka selama melakoni putaran pertama.

Menanggapi hal tersebut, Iwan menegaskan pertahanan timnya tidak sedang merosot, namun performa tim-tim lain yang sedang menanjak juga jadi salah satu alasan.

"Seperti yang saya katakan sebelumnya, pertahanan kami tingkat konsentrasinya masih naik turun. Tapi, saya tidak setuju kalau dianggap pertahanan kami sedang merosot performanya," lanjut Iwan.

"Karena tim-tim lain yang kami hadapi selama putaran kedua tampil bagus dan rata-rata gol mereka juga naik. Karena itu, hasil ini ada pengaruhnya dari performa tim lain," ujar pelatih yang sering menggunakan baju koko saat mendampingi timnya itu.

Saat ini, posisi Persija turun ke peringkat lima klasemen Indonesia Super League (ISL) dengan total poin 45 dari 27 kali main. Posisi mereka disalip Persela Lamongan yang berhasil menang 2-1 atas Persidafon Dafonsoro, Jumat 8 Juni 2012.

Vivanews.com

2/27/2012

Emosi, Pelatih Persija Tantang Wasit Berduel

Pelatih Persija Jakarta, Iwan Setiawan, terpancing emosinya saat berpapasan dengan wasit Djumadi Effendi. Iwan bahkan menantang wasit untuk berduel.

Kejadian ini terjadi saat keduanya berpapasan di lorong menuju pintu keluar Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK), Minggu malam, usai Persija ditahan imbang tamunya, Persisam Putra Samarinda.

Menganggap wasit tidak adil dalam memimpin pertandingan, pelatih Persija itu lantas mengejar Djumadi hingga sang wasit masuk ke mobil. Iwan lantas mencoba untuk ikut masuk ke dalam mobil yang akan membawa rombongan wasit ke hotel tempat mereka menginap.

Sambil kembali mempertanyakan kinerja sang wasit, pelatih yang sempat menimba ilmu di Belanda itu berusaha mengajak Djumadi keluar mobil. "Djum sini kamu, keluar! Kita buka baju, kita berantem secara jantan," teriak Iwan sambil mencoba masuk ke dalam mobil.

Upaya Iwan tersebut lantas dilerai sejumlah orang, termasuk Sekretaris Tim Persija, Fery Indra Syarief, pelatih kiper, Haryono, dan beberapa official Persija.

Iwan memang sedang kesal dengan kepemimpinan Djumadi yang memimpin laga Persija Jakarta vs Persisam Samarinda, Minggu 26 Februari 2012. Wasit asal Malang, Jawa Timur itu dianggap Iwan tidak berlaku adil. Iwan bahkan menuduh praktik mafia wasit di kancah Indonesia Super League (ISL) masih berjalan.

Pelatih yang memutuskan mundur dari Persija tersebut semakin emosi setelah beberapa orang melerainya untuk tidak berbuat nekad. Meski telah dipegangi dan dilerai beberapa orang, namun Iwan tetap merangsek dan berupaya menggapai Djumadi yang berada di dalam mobil.

Meski mobil yang membawa Djumadi akhirnya meluncur, namun Iwan sendiri tetap memaksa untuk mengejar. Aksi emosional Iwan tersebut disaksikan sejumlah wartawan media cetak dan televisi. "Sudah bang Iwan, istighfar. Tidak enak ada kamera," ujar salah seorang yang ikut melerai dan menenangkan Iwan.

"Biar saja semua orang melihat kejadian ini. Biar semua orang tahu mafia wasit masih ada. Coba nanti kita lihat apa yang dilakukan PT Liga," teriak Iwan sembari berusaha keluar dari sergapan beberapa temannya yang melerai.

Atur Skor

Sebelum kejadian di pintu merah, tempat para pemain keluar stadion tersebut, Iwan sempat bercerita ke beberapa media mengenai kekecewaannya terhadap kinerja wasit. Iwan mengatakan, saat ini kompetisi sepakbola tak jauh berbeda dengan masa lalu. Pengaturan skor maupun suap wasit, masih terjadi.

"Pada saat saya melatih Persikabo, dan main di Bekasi, wasit Djumadi ini yang kurang ajar. Pada saat itu waktu tambahan harusnya 4 menit, ternyata sampai 12 menit baru pertandingan di hentikan," ujar Iwan dengan nada kecewa.

Vivanews.com

2/26/2012

Persija Gagal Taklukkan Persisam di GBK

Persija Jakarta hanya mampu meraih satu poin setelah ditahan imbang tanpa gol oleh Persisam Putra Samarinda pada lanjutan Indonesia Super League (ISL) di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Jakarta, Minggu 26 Februari 2012.

Para pemain Persija dibuat frustrasi dengan penampilan apik kiper Persisam Agung Prasetyo di laga ini. Kiper 34 tahun tersebut menjadi pertahanan terakhir Persisam yang tidak mampu dilewati para pemain tim Macan Kemayoran.

Di babak pertama, Persisam mampu meladeni permainan cepat Persija. Pada 45 menit babak pertama, permainan lebih terbuka, dan kedua tim jual-beli serangan. Sayang, hingga turun minum kedudukan imbang tanpa gol tetap bertahan.

Di babak kedua, Persija lebih mendominasi serangan dan mendapat sejumlah peluang emas untuk mencetak gol. Menit ke-59, sebuah sundulan Fabiano memanfaatkan tendangan bebas Ismed Sofyan masih bisa diblok Agung.

Tiga menit kemudian, Persija sebenarnya mampu membobol gawang Persisam melalui tendangan Fabiano. Namun, gol itu dianulir wasit karena Fabiano berada dalam posisi offside ketika menerima umpan Pedro Javier.

Menit ke-66, Yongki Aribowo mendapat peluang emas untuk membuat Persisam memimpin. Berawal dari tusukan di sisi kiri pertahanan Persija, Supriyono melepaskan umpan silang mendatar ke mulut gawang Persija. Namun, tendangan Yongki masih melambung, meski sudah di depan gawang.

Kiper Agung Prasetyo benar-benar menjadi pahlawan Persisam di laga ini. Agung sukses menepis tendangan Bambang Pamungkas pada menit ke-81 menggunakan kaki kanan dan hanya menghasilkan sepak pojok. Dua menit kemudian giliran sundulan Fabiano yang mampu ditepis Agung.

Persija berusaha keras untuk mencetak gol kemenangan. Namun, tim besutan Iwan Setiawan itu gagal membobol gawang Persisam hingga laga usai.

Dengan hasil ini, Persija tetap di peringkat ketujuh klasemen sementara ISL dengan torehan 19 poin dari 12 laga. Sementara itu, Persisam naik satu peringkat ke posisi sembilan dengan 17 poin dari 13 pertandingan.

Susunan Pemain


Persija: Andritany Ardhiyasa; Ismed Sofyan, Fabiano Beltrame, Precious Emuejeraye, Leo Saputra; Johan Juansyah (Amarzukih, 38'), Hasim Kipuw (Rudi Setiawan, 63'), Robertino Pugliara, Ramdani Lestaluhu (Rahmat Affandi, 86'); Bambang Pamungkas, Pedro Javier.

Persisam: Agung Prasetyo; M Robby, Luc Owana Zoa, Supriyono, Diaz Angga (Arifiki Eka Putra, 76'); Akbar Rasid, Eka Ramdani, Fandi Mochtar; Yongky Aribowo (Srdjan Lopicic, 67'), Jerry Boima Karpeh, Christian Gonzales (Fajar Legian, 95').

Vivanews.

2/23/2012

Lini Depan Persija Terancam Tumpul

Striker Pedro Javier terancam absen saat Persija Jakarta bertemu Persisam Samarinda, Minggu, 25 Februari 2012. Pasalnya sampai saat ini, Pedro masih berkutat dengan cedera.

Pedro mengalami cedera saat membela Persija menghadapi Arema Indonesia, pekan lalu. Pagi tadi, pemain asal Paraguay itu bahkan harus dibawa ke rumah sakit untuk memeriksa kondisinya.

Pelatih Persija, Iwan Setiawan sangat mengkhawatirkan Pedro. Sebab, menurutnya, absennya Pedro cukup merugikan timnya saat menjamu Elang Borneo di Stadion Utama Gelora Bung Karno nanti.

"Dia absen latihan. Hari ini Pedro dibawa ke rumah sakit lantaran cederanya saat lawan Arema. Kami belum tahu bagaimana perkembangannya. Kata dokter dia cedera ligamen," kata Iwan.

Pedro merupakan salah satu striker andalan Persija saat ini. Bersama ikon Persija, Bambang Pamungkas, Pedro kerap menebar ancaman bagi barisan pertahanan lawan. Karena itu, absennya Pedro tentu menjadi kerugian yang bagi Macan Kemayoran meski masih memiliki stok striker seperti Rahmat Afandi dan Alan Marta.

"Kami akan lihat siapa yang paling siap untuk diturunkan melawan Persisam nanti. Tapi kami dari tim pelatih berharap Pedro bisa main pada saat laga kandang kami di Jakarta nanti," beber Iwan.

Persija bakal menjamu Persisam di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK) Senayan, saat kedua tim bertemu dalam lanjutan Indonesia Super League (ISL) 2011-12. Laga yang renananya disiarkan langsung ANTV tersebut diprediksi bakal berjalan alot.

Vivanews.com

2/21/2012

Kembali ke GBK, Persija Ladeni Persisam

Skuad Persija Jakarta bakal kembali beraksi di depan publik sendiri, di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK) Senayan. Setelah beberapa pertandingan home mereka digelar di luar Jakarta, tim berjuluk Macan Kemayoran itu akhirnya bakal menggelar laga kandang pertama mereka di Jakarta pada Minggu 26 Februari 2012 mendatang.

Persija dijadwalkan bertemu Persisam Samarinda dalam lanjutan Indonesia Super League (ISL) 2011-12 pekan depan. Untuk laga tersebut, pihak panpel Persija telah melepas sebayak 35.000 lembar tiket, yang mulai dijual hari ini, Selasa 21 Februari 2012.

Media Officer Persija, Viola Kurniawati mengatakan, 35.000 tiket tersebut dilepas dengan harga variatif. Untuk kelas VVIP dijual Rp200.000, VIP Rp100.000, Kelas I Rp50.000, dan kategori Kelas II dijual Rp30.000. Untuk kelas VVIP dicetak sebanyak 200 lembar tiket, kelas VIV dicetak 2000 tiket, kategori kelas I sebanyak 4000 tiket, dan kategori kelas II dicetak 31.000 lembar.

Tiket-tiket tersebut hari ini sudah bisa didapatkan di Sekretariat Persija Jakarta yang berlokasi di Pintu VIII Sektor 15 SUGBK.

"Ini laga perdana Persija di Jakarta. Kami yakin antusiasme penonton pasti tinggi. Kami menyiapkan 35.000 lembar tiket yang sudah bisa didapatkan mulai hari ini. Sistem penjualan tiket dari jauh-jauh hari seperti ini bertujuan untuk memudahkan pembeli agar nanti tidak perlu antre, atau kena harga calo," ujar Viola.

Viola mengatakan, pihaknya memprediksi tiket-tiket tersebut bakalan ludes diserbu suporter. Pasalnya, laga Persija yang telah digelar di beberapa kota sebelumnya ternyata mampu menarik ribuan suporter setia mereka. Dengan menggelar laga di Jakarta, pihak panpel berharap seluruh pendukung Macan Kemayoran tersebut dapat membanjiri Senayan.

Vivanews.com

2/12/2011

Persija Siapkan Rotasi Lawan Persisam

Usai menaklukkan tim Bontang FC dengan skor fantastis 3-1, dua hari yang lalu, skuad Persija Jakarta tak bisa berleha-leha. Ismed Sofyan dkk akan berhadapan dengan Persisam Samarinda dalam lanjutan Indonesia Super League (ISL) 2010/2011 di Stadion Segiri, Samarinda, besok.

Ancaman kelelahan pemain sudah pasti akan dialami penggawa Persija. Apalagi, dari Bontang, tim besutan Rahmad Darmawan ini hanya bisa melewati jalan darat menuju Samarinda. Sebab itu, agar performa skuadnya tetap terjaga, akan dilakukan rotasi pemain.

“Saya akan merotasi tiga sampai empat pemain. Siapa saja pemain itu, masih saya godok dan melihat kondisi terakhir,” jelas Rahmad Darmawan, pelatih Persija, kepada INDOPOS kemarin. Rencananya Bambang Pamungkas dan Syamsul Chaerudin tidak akan dimainkan saat bertandang ke kandang Persisam.

Aliyudin dan Tony Sutjipto dipercaya menjadi pemain inti. Dia berharap, rotasi itu bisa mengelabui lawan dan efektif untuk menaklukkan Persisam. “Rotasi dilakukan sesuai dengan kebutuhan dan karakter permainan lawan. Keputusan saya tidak menurunkan Bambang Pamungkas dan Syamsul juga dilihat dari karakter permainan lawan,” jelas RD – sapaan akrab Rahmad Darmawan.

RD mengakui bahwa Persisam bukanlah lawan yang mudah. Sriwijaya FC, Persib Bandung, PSPS Pekanbaru semuanya dipaksa pulang dengan kepala tertunduk. Persisam jika bermain di kandang, para pemainnya tampil sangat trengginas. Mereka juga memiliki materi pemain yang gemar bermain dengan pressing ketat. Semangat dan loyalitas para penggawa Persisam saat melakoni pertandingan perlu diantisipasi dengan baik oleh pemain-pemain Persija.

“Mereka sangat agresif. Di tiga pertandingan saya pantau mereka, dan mereka gemar mengejar bola kemana pun jika bermain di kandang,” jelas mantan pelatih Sriwijaya FC ini. Dia berharap kepada pemainnya untuk terus membuat sulit pemain Persisam. Secara teknis harus bisa melayani permainan menyerang Persisam agar tidak mudah mengembangkan permainan.

“Kita harus lawan dengan pressing juga. Untuk itu saya butuh pemain-pemain bugar agar kondisi pemain kami baik,” jelasnya. “Semoga kami bisa terus melanjutkan tren kemenangan ini dari pertandingan ke pertandingan,” tandasnya. Sebelumnya,- Persija sukses melibas Bontang FC dengan skor 3-1 itu.

Striker Persija Aliyudin mengatakan hal yang sama. Dia mengaku senang kembali diberikan kepercayaan untuk bisa menghiasi skuad inti saat berhadapan Bontang, dua hari yang lalu. Dia berharap melawan Persisam kembali menjadi pemain inti. Aliyuddin memang mendapatkan perlakuan agak “spesial”.

Dia selalu dipasang oleh pelatih jika bermain di kandang. “Mau di kandang ataupun di luar kandang, saya tetap menginginkan bermain yang terbaik untuk Persija. Yang terpenting hasil akhir kami bisa menang. Itu saja,” tandasnya. Selama ini, Ali kerap dibangku cadangkan oleh RD jika bermain di Jakarta.

RD lebih memilih duet Agu Casmir dan Bambang Pamungkas. Alasannya pertimbangan strategi. “Untuk striker yang sifatnya menjadi tembok serangan, saya hanya memiliki Casmir. Masuknya Aliyudin dan Bambang Pamungkas bergantian itu akan membantu kinerja Agu di lini depan,” jelas RD.

Bolaindo.com

2/01/2011

Macan Kemayoran Target Sapu Bersih Poin Tandang

Persija Jakarta hanya bisa sebentar menikmati manisnya kemenangan. Tim besutan Rahmad Darmawan itu kini bersiap menghadapi tiga laga berat dan panjang di tur Kalimantan mulai kemarin hingga 14 Februari mendatang. Usai menekuk Persijap Jepara dengan skor fantastis 3-0, Sabtu (29/1), kemarin anak-anak Macan Kemayoran, julukan Persija, langsung bertolak ke Kalimantan.

”Tur ini akan sangat melelahkan, fisik pemain akan menjadi perhatian kami paling utama,” jelas Francis Wewengkang, asisten pelatih Persija kepada INDOPOS kemarin. Ya, di Kalimantan, Persija akan menjalani tiga pertandingan sekaligus. Yaitu, berhadapan dengan tuan rumah Persiba Balikpapan di Stadion Balikpapan (2/ 2).

Lalu lawan Bontang FC pada 10 Februari di Stadion Mulawarman, Bontang. Laga pamungkas di tur Kalimantan berhadapan dengan Persisam Samarinda pada 13 Februari di Stadion Segiri, Samarinda. Bambang Pamungkas dkk sekitar pukul 8.00 kemarin bertolak ke Kalimantan. Pelatih Persija Rahmad Darmawan menargetkan poin absolut di setiap pertandingan. Ini agar tidak terpeleset dari kejar-kejaran menuju tangga jawara Djarum Indonesia Super League (DISL).

Persija kini duduk diperingkat 4 klasemen sementara. Kendati duduk di empat besar, jarak poin Persija dengan pimpinan klasemen Persipura lumayan jauh. Persija kini meraih poin 20, sedangkan Persipura dengan torehan poin 26. Peringkat 2 Semen Padang poin 24 dan peringkat 3 Arema Indonesia poin 20.

Bolaindo
-----------------------------------------------------------------
This Blog is @2008-2011 MULTI ETNIS Outlet Production

jakmania-utankayu.blogspot.com
Persija ampe mati..
-----------------------------------------------------------------