Popular Posts

Showing posts with label Syahril Taher. Show all posts
Showing posts with label Syahril Taher. Show all posts

1/07/2012

Dua Petinggi PT Liga Ajukan Banding ke KPSI

Komisaris Utama PT Liga Indonesia, Harbiansyah Hanafiah, dan Presiden Direktur PT Liga, Syahril Taher, mengajukan banding ke Komisi Banding bentukan Komite Penyelamat Sepakbola Indonesia (KPSI), Jumat 6 Januari 2012.

Sekjen KPSI, Hinca Pandjaitan, menegaskan berkas banding dari kedua petinggi PT Liga itu menjadi agenda kerja pertama Komding KPSI. Tak hanya Komding, Komisi Disiplin (Komdis) bentukan KPSI juga mulai aktif bekerja dalam beberapa hari ke depan.

"Badan peradilan yang telah dibentuk akan segera bekerja. Berkas banding dari Harbiansyah dan Syahril Taher sudah diterima. Kemungkinan besar, keputusannya akan dikeluarkan dalam waktu dekat. Mereka akan mulai bekerja Senin besok," ujar Hinca di kantor KPSI, Senayan, Jakarta.

Harbiansyah dan Syahril mengajukan banding ke Komding KPSI setelah dijatuhi hukuman oleh Komdis PSSI, pertengahan Desember 2011 lalu. Presiden Persisam Putra Samarinda dan Ketua Umum Persiba Balikpapan tersebut dijerat Pasal 57 ayat 1 dan 4 Kode Disiplin PSSI.

Oleh PSSI kepengurusan Djohar Arifin Husin, keduanya dijatuhi hukuman larangan beraktivitas di sepakbola nasional selama tiga tahun karena keterlibatannya di PT Liga yang merupakan pengelola Indonesia Super League (ISL). Tak hanya itu, mereka juga wajib membayar denda sebesar Rp150 juta pada PSSI.

Harbiansyah dan Syahril mengajukan banding ke Komding KPSI setelah tidak mengakui kepengurusan PSSI saat ini.

"Selain kasus itu, Komdis dan Komding juga akan bekerja sesuai fungsi mereka. Komdis akan menerima pengaduan pelanggaran dengan menerima laporan dari kompetisi dan lainya. Begitu juga dengan Komding. Mereka kini tinggal menunggu laporan dari bergulirnya kompetisi," tegas Hinca.

Vivanews.com

12/21/2011

ISL Tak Diakui FIFA, Presdir PT. Liga Ngotot Jalan Terus

Meski FIFA telah menyatakan secara resmi hanya mengakui Indonesian Premier League (IPL) sebagai kompetisi di Indonesia, pihak PT. Liga Indonesia ngotot akan menjalankan Indonesian Super League (ISL).

Hal itu dikatakan Presiden Direktur PT. Liga Indonesia, Syahril Taher, terkait beredarnya surat FIFA yang menegaskan bahwa ISL adalah sebuah" breakaway league". Surat itu dikirimkan oleh departemen media FIFA kepada harian Republika.

"Tidak percaya. Itu direkayasa, dibuat-buat. FIFA tidak akan mudah dan bodoh seperti itu menyatakan ISL ilegal," kata Syahril ketika dihubungi detikSport, Rabu (21/12/2011) sore.

"ISL tetap jalan. Kalau berhenti atau menunda, mundurlah persepakbolaan di Indonesia," sambungnya.

Sebelumnya, detiksport mencoba menghubungi CEO PT. Liga Indonesia Joko Driyono mengenai surat tersebut, namun telepon tidak diangkatnya.

Berikut ini salinan surat pernyataan FIFA tersebut, sebagaimana ditujukan kepada wartawan Republika, Abdullah Sammy:

Dear Abdullah,
Thank you for your e-mail.

FIFA had a meeting this week with PSSI leadership and AFC on the PSSI current situation.

A joint FIFA and AFC letter will be sent by the end of this week containing our joint position after having carefully analyzed the situation.

As mentioned in art 18 of The FIFA statutes, PSSI must control all leagues and thus may/shall take action against breakaway leagues such as ISL.

We trust this information will be of use to you.

Best regards,
FIFA media department
-----------------------------------------------------------------
This Blog is @2008-2011 MULTI ETNIS Outlet Production

jakmania-utankayu.blogspot.com
Persija ampe mati..
-----------------------------------------------------------------