Popular Posts

Showing posts with label Std.Manahan Solo. Show all posts
Showing posts with label Std.Manahan Solo. Show all posts

5/02/2012

Persija dan Persela Berbagi Poin di Manahan

Fabiano Beltrame menyelamatkan Persija Jakarta dari kekalahan. Menghadapi Persela Lamongan di Stadion Manahan, Solo, Rabu, 2 Mei 2012, mereka sempat tertinggal 0-1 lewat gol Inkyun Oh di menit 71 sebelum akhirnya disamakan oleh pemain asal Brasil tersebut pada menit 78.

Setelah bermain imbang tanpa gol di babak pertama, pada paruh waktu kedua, Persija mencoba bangkit. Mengandalkan tenaga Pedro Javier di lini tengah, Macan Kemayoran berhasil menekan barisan pertahanan Persela.

Beberapa kali Pedro mampu menembus pertahanan Laskar Joko Tingkir dari sisi kanan. Sayang, lemahnya penyelesaian akhir membuat tim asuhan Iwan Setiawan belum mampu mencetak gol.

Sibuk menyerang, Persija melupakan barisan pertahanan. Dan kelengahan itu dimanfaatkan dengan baik oleh kubu Persela.

Serangan balik dilancarkan dari sisi kanan melalui Taufiq Kasrun. Bek 26 tahun itu lalu mengirim crossing ke kotak penalti yang langsung disambut tandukan keras Inkyun Oh.

Tertinggal satu gol, Persija tampil lebih ngotot. Mereka Berusaha keras menggempur tim besutan Miroslav Janu dari segala sisi.

Akhirnya usaha Persija membuahkan hasil di menit 78. Berawal dari sepak pojok Ismed Sofyan, Fabiano Beltrame yang berdiri bebas di kotak penalti menyambutnya dengan tendangan first time yang langsung mengoyak gawang yang dikawal kiper Choirul Huda.

Di 10 menit akhir Persija berjuang keras memburu gol tambahan. Namun upaya mereka tidak membuahkan hasil. Skor imbang 1-1 bertahan sampai pertandingan usai.

Dengan hasil ini Persija belum beranjak dari posisi keempat klasemen sementara. Tim ibu kota mengoleksi 35 poin dari 22 laga.

Sementara tambahan satu poin sudah cukup untuk membawa Persela naik satu tingkat dari posisi keenam. Sama-sama meraih 33 poin, tim asal Lamongan menggusur Persiba Balikpapan yang sebelumnya berada di tempat kelima berkat keunggulan selisih gol.

Susunan pemain: Persija Jakarta: Galih Sudaryono, Hasyim Kipuw, Fabiano Beltrame, Precious Emujareye, Ismed Sofyan, Joeng Kwang Sik, Amarzukih, Ramdani Lestaluhu, Robertino Pugliara, Pedro Javier, Bambang Pamungkas.
Persela Lamongan: Chiorul Huda, Faturahman, Suroso, Park Chul Yung, Taufiq Kasrun, Jimmy Suparno, Sukadana, Irsad Aras, Gustavo Lopez, Inkyun Oh, Mario Costas.

Sumber : vivanews.com

1/23/2012

Persija Nodai Debut RD Bersama Pelita Jaya

Persija Jakarta berhasil membawa pulang tiga poin dalam partai lawatannya ke Stadion Manahan Solo, Senin 23 Januari 2012. Menghadapi Pelita Jaya FC, Macan Kemayoran berhasil menang dengan skor 2-0.

Dengan hasil ini, Persija berhasil merangsek ke papan atas klasemen sementara. Bambang Pamungkas dan kawan-kawan kini nangkring di peringkat enam dengan torehan 13 poin dari enam pertandingan.

Sedangkan Pelita berada di posisi 9 dengan torehan 11 poin dari sembilan pertandingan. Kekalahan ini juga menodai debut Rahmad Darmawan atau yang akrab disapa RD sebagai pelatih baru Pelita Jaya.

Sejak awal pertandingan kedua tim langsung memperagakan permainan terbuka. Namun tim tamu Persija mampu membuat kejutan di awal pertandingan ini. Tim berjuluk Macan Kemayoran ini berhasil unggul 0-1 saat pertandingan baru memasuki menit ke-5.

Berawal dari sebuah tendangan bebas dari Octavianus di sisi kiri pertahanan Pelita, bola justru mengenai Safee Sali dan tanpa ampun bola menjebol gawang kiper Pelita, I Made Wardana. Persija sementara unggul 0-1 atas Pelita Jaya.

Tertinggal, Pelita yang dimotori Safee Sali dan Alexander Bajevski mencoba membalas. Namun beberapa peluang yang diperoleh Pelita Jaya selalu berbuah kegagalan karena kurang tenang dalam penyelesaian. Peluang terbaik Pelita didapat Bajevski pada menit 34.

Namun sayangnya Bajevski yang telah berdiri bebas menerima umpan Engelbert Sani gagal memanfaatkan peluang emas itu. Bajevski kurang sempurna menyepak bola yang akhirnya bola melenceng jauh dari sasaran. Skor 0-1 untuk keunggulan Persija ini akhirnya bertahan hingga turun minum.

Pada babak kedua, Persija rupanya tetap tak merubah strategi dengan meladeni permainan terbuka Pelita meski telah unggul. Bahkan, Persija kembali menyuguhkan mimpi buruk bagi Pelita.

Hasilnya, pada menit 56, Persija kembali berhasil menjebol gawang Pelita lewat gol tandukan Pedro Javier dengan memanfaatkan sepak pojok Ismed Sofyan. Pedro sukses memenangkan duel dengan Victor Igbonefo dan ini menjadi gol kedua pedro.

Pelita sebenarnya tetap menciptakan beberapa peluang emas termasuk lewat tendangan keras Bajevski di dalam kotak penalti. Namun bola masih dapat diantisipisai kiper Persija, Galih Sudaryono.

Meski Pelita Jaya sempat mendominasi pada 10 menit sebelum bubaran, namun hingga pertandingan usai skor 0-2 untuk keunggulan Persija tidak berubah.

Susunan Pemain:
Pelita:
I Made Kadek Wardana (GK), Victor Igbonefo, Stanislav, Edi Hafid Murtado, Ruben Sanadi, Egi Melgiansyah, Joko Sasongko, Engelbert Sani, John Tarkpor, Bajevski, Safee Sali (c)

Persija:
Galih Sudaryono (GK), Ismed Sofyan, Leo Saputra, Fabiano Beltrame, Precious, Amarzukih, Robertino Pugliara, Ramdani Lestaluhu, Octavianus, Bambang Pamungkas (c), Pedro Javier.

Vivanews.com

1/20/2012

RD Tak Pedulikan Sanksi dari PSSI

Pelatih anyar Pelita Jaya, Rahmad Darmawan, tidak merasa khawatir terhadap ancaman sanksi dari PSSI terkait keputusannya bergabung dengan "The Young Guns".

Rahmad menerima kontrak di Pelita selama dua tahun setelah ia memutuskan mundur dari jabatan pelatih timnas U-23. Keputusan itu berisiko karena PSSI telah mengeluarkan pernyataan akan mengirimkan nama-nama klub beserta perangkat pertandingan yang terlibat di kompetisi Liga Super Indonesia kepada FIFA. Nama-nama tersebut terancam mendapat sanksi, seperti tak boleh memperkuat tim nasional.

"Saya tidak pernah lihat main di mana. Yang penting, saya senang bisa melatih kembali, apalagi melatih Pelita Jaya. Saya ingat sekali dulu bahwa yang ikut ISL hanya perangkat pertandingan yang dihukum. Buat saya tidak ada masalah. Kalau saya diskors, saya serahkan kepada Tuhan dan semoga Tuhan mengampuni mereka," kata RD seusai meneken kontrak dengan Pelita Jaya di Apartemen Cilandak, Jakarta Selatan, Kamis (19/1/2011).

Rahmad mengakui bahwa keputusan itu ia ambil antara lain karena Pelita memberikan kesempatan kepadanya untuk mengembangkan karier di luar negeri. Pelita merupakan salah satu klub milik keluarga Bakrie. Selain itu, Bakrie juga membeli saham dua klub asing, yaitu VS Vise di Divisi II Liga Belgia dan Brisbane Roar di Liga Utama Australia.

"Saya mendapatkan kesempatan untuk melatih klub di luar negeri. Ini salah satu alasan saya," kata Rahmad. Mantan pelatih Sriwijaya FC itu akan menjalani debut bersama Pelita dalam laga melawan Persija Jakarta di Stadion Manahan Solo, Senin (23/1/2012).

Kompas.com

1/19/2012

RD Kaget Debutnya Lawan Persija

Pelatih anyar Pelita Jaya, Rahmad Darmawan, mengaku kaget karena harus melakoni debutnya melawan bekas klubnya, Persija Jakarta, dalam lanjutan Indonesia Super League di Stadion Manahan Solo, Senin (23/1/2011). Sebelum bergabung dengan Pelita, RD memang pernah dua kali mengarsiteki Persija pada musim 2005-2006 dan 2010-2011.

RD memandang bahwa laga nanti seperti upacara perpisahan dirinya dengan Persija, sekaligus upacara selamat datang di Pelita. "Saya juga kaget tanggal 23 Januari lawannya Persija. Beruntung pertandingannya di tempat yang netral. Saya memiliki banyak kenangan di Solo. Saat menangani Sriwijaya, saya meraih kemenangan di sana. Semoga saya mengalami hal sama di Pelita," kata Rahmad dalam acara penandatangan kontrak di ruang Serba Guna Lantai 5 Apartemen Cilandak, Jalan TB Simatupang kav. 38 B, Citos, Jakarta Selatan, Kamis (19/1/2012).

RD langsung mempersiapkan timnya dengan memimpin sesi latihan tim di base camp Pelita, di Sawangan, Depok, Jumat (20/1/2012). RD juga diharapkan bisa membawa Pelita juara. Saat ini, Pelita berada di peringkat kesembilan. Mereka terpaut delapan poin dari Sriwijaya FC sebagai pemuncak klasemen dengan mengoleksi 19 poin.

Kompas.com

12/25/2011

Jamu Mitra Kukar, Persija Tidak Dapat Gunakan GBK

Persija Jakarta versi Superliga Indonesia terpaksa menjadi tim musafir saat menjamu Mitra Kukar pada tanggal 3 Januari mendatang karena stadion Gelora Bung Karno tidak dapat digunakan, karena sedang dalam renovasi.

Dengan demikian, Persija terpaksa mencari stadion alternatif untuk menjamu Mitra Kukar. Stadion Manahan Solo, stadion Surajaya Lamongan, dan stadion Gajayana Malang adalah beberapa alternatif yang dimiliki tetapi hingga saat ini belum ada kepastian di mana pertandingan tersebut akan digelar.
“Proses perizinan masih kami ajukan. Kami belum tahu di mana yang akan dizinkan. Yang jelas, kami siap main di mana saja,” ujar ketua umum Persija Ferry Paulus kepada Indopos.

Masalah laga kandang memang bukan kali ini saja dialami oleh skuad Macan Kemayoran. Di kompetisi Superliga musim lalu, Persija juga kerap menjamu tim tamu di stadion Manahan Solo.

Goal.com
-----------------------------------------------------------------
This Blog is @2008-2011 MULTI ETNIS Outlet Production

jakmania-utankayu.blogspot.com
Persija ampe mati..
-----------------------------------------------------------------