Popular Posts

Showing posts with label persija. Show all posts
Showing posts with label persija. Show all posts

6/09/2012

Precious Absen

Pertahanan Persija Jakarta akan menghadapi ujian berat saat menghadapi Persisam Samarinda, Minggu 10 Juni 2012. Apalagi, skuad ibukota tidak akan diperkuat oleh salah satu bek tengah mereka, Precious Emuejeraye.

"Precious saat ini masih di Singapura, karena ada urusan keluarga. Dia harus mengurusi akte kelahiran anaknya, jadi kemungkinan besar dia akan absen," ungkap pelatih Persija, Iwan Setiawan, saat dihubungi VIVAbola, Sabtu 9 Juni 2012.

Lini pertahanan Persija saat ini sedang dalam kondisi tidak baik. Setelah mengecap status pemain dengan pertahanan terbaik pada paruh pertama, "Macan Kemayoran" malah harus kebobolan 13 gol dalam 10 pertandingan di paruh kedua. Jumlah itu sama dengan jumlah gol yang bersarang ke gawang mereka selama melakoni putaran pertama.

Menanggapi hal tersebut, Iwan menegaskan pertahanan timnya tidak sedang merosot, namun performa tim-tim lain yang sedang menanjak juga jadi salah satu alasan.

"Seperti yang saya katakan sebelumnya, pertahanan kami tingkat konsentrasinya masih naik turun. Tapi, saya tidak setuju kalau dianggap pertahanan kami sedang merosot performanya," lanjut Iwan.

"Karena tim-tim lain yang kami hadapi selama putaran kedua tampil bagus dan rata-rata gol mereka juga naik. Karena itu, hasil ini ada pengaruhnya dari performa tim lain," ujar pelatih yang sering menggunakan baju koko saat mendampingi timnya itu.

Saat ini, posisi Persija turun ke peringkat lima klasemen Indonesia Super League (ISL) dengan total poin 45 dari 27 kali main. Posisi mereka disalip Persela Lamongan yang berhasil menang 2-1 atas Persidafon Dafonsoro, Jumat 8 Juni 2012.

Vivanews.com

6/03/2012

Soal Penangkapan, Ini Tanggapan Jakmania

Anggota Reserse Mobil Direktorat Reserse Kriminal Umum Polda Metro Jaya telah menangkap 7 orang tersangka pengeroyok yang menyebabkan korban tewas saat pertandingan Persija Jakarta vs Persib Bandung, 27 Mei lalu. Kepada polisi mereka mengaku sebagai pendukung Persija atau akrab disapa dengan The Jakmania.

"Para pelaku ini jumlahnya tujuh orang. Dulu katanya anggota Jakmania Korwil Ciputat, Cipete, dan Korwil Ragunan," kata Kasubdit Reserse Mobil Direktorat Reserse Kriminal Umum Polda Metro Jaya, AKBP Herry Heryawan dalam jumpa pers siang tadi.

Selain yang terlibat langsung dalam pengeroyokan, satu tersangka yang ditangkap adalah IR, pengguna Facebook yang melakukan provokasi di dunia maya. "IR dikenakan UU Informasi dan Transaksi Elektronik (ITE)," kata Direktur Reserse Kriminal Umum Polda Metro Jaya, Komisaris Besar Toni Harmanto di Jakarta. IR sendiri kepada wartawan mengaku sebagai anggota Jakmania Korwil Cikeas.

Toni Harmanto juga mengatakan pihaknya akan memanggil perwakilan Jakmania untuk meminta keterangan lanjutan untuk pelaku bagi dua korban lain yang meninggal.

Dihubungi terpisah, Sekjen Jakmania, Richard Ahmad mengaku belum mengetahui banyak mengenai penangkapan ini. Menurutnya, pihak kepolisian belum menghubunginya terkait penangkapan para pelaku.

"Terakhir, polisi melayangkan surat untuk meminta data dari anggota korwil. Mengenai penangkapan ini belum ada panggilan atau pemberitahuan kepada kami," kata Richard saat dihubungi VIVAbola.

Richard menambahkan, pihaknya telah menyerahkan kasus ini kepada pihak kepolisian. Jakmania juga siap menindak tegas para anggotanya yang terlibat dalam pengeroyokan di GBK, Minggu lalu.

"Kami akan cek, kalau memang mereka anggota dan sudah ada vonis yang berkekuatan hukum maka kami akan memberikan hukuman terberat, yakni mencabut KTA (Kartu Tanda Anggota) yang bersangkutan karena sudah bertentangan dengan AD/ART organisasi."

Aksi kekerasan yang terjadi pada saat pertandingan Persija vs Persib, Minggu lalu telah menewaskan tiga orang. Salah satu korbannya adalah warga Jakarta, Lazuardi. Warga Menteng, Jakpus itu tewas setelah menjadi korban pengeroyokan di GBK, Senayan.

Selain Lazuardi, korban tewas lainnya adalah Dani Maulana dan Rangga Cipta Nugraha. Keduanya merupakan pendukung Persib Bandung. Polisi telah menangkap tujuh tersangka atas kasus ini. Dalam jumpa pers sore tadi, polisi juga membeberkan peran mereka.

Vivanews.com

5/31/2012

Persija Beri Santunan untuk Keluarga Suporter yang Tewas

Seperti yang sudah ramai diberitakan sebelumnya, sepakbola Indonesia kembali berduka. Insiden kali ini menimpa kedua suporter dari kedua team Persija Jakarta dan Persib Bandung saat duel klasik di SUGBK..

Tercatat tiga korban jiwa meregang nyawa dan beberapa lainya luka-luka. Dari tiga korban meninggal, dua tercatat dari suporter Persija, dan satu dari suporter Persib.

Menyikapi hal ini, pihak Persija akan berkunjung ke rumah korban untuk berbelasungkawa termasuk Walikota Jakarta Pusat, Ketua Umum PSSI versi KPIS, La Nyalla, Ketua Umum Persija Ferry Paulus, beserta jajaran manajemen, dan pemain-pemain Persija.

Ferry mengatakan, “Sebenarnya kunjungan ini sudah mau dilakukan kemarin (28/5/2012). Namun karena menyocokan jadwal agar bisa berbarengan terpaksa ditunda. Yang pasti dalam waktu dekat ini akan dilakukan pemberian santunan, serta ungkapan belasungkawa kepada korban di kedua belah pihak.”

"Semoga ini yang terakhir, dan kedepannya tidak ada lagi jatuh korban di suporter Persija khususnya, dan suporter tim Indonesia lainnya secara umum," ucap Ketua Umum Jakmania, Lariko Ranggamone.

Tribunnews.com

Ini Penjelasan Ketum Jakmania tentang Kematian 3 Suporter

Pascainsiden yang terjadi setelah pertandingan Persija vs Persib, Minggu (27/5/2012), Larico Ranggamone, Ketua Umum The Jakmania, memberikan pernyataannya.

“Kami sudah berusaha maksimal untuk mencegah hal yang tidak diinginkan selama dan sesudah pertandingan berlangsung. Kampanye damai dua minggu sebelum pertandingan sudah kami sosialisasikan terhadap Korwil (Koordinator Wilayah), Korlap (Koordinator Lapangan), dan semua anggota kami,“ ungkap Larico dalam sesi konfrensi pers di Kantor Persija pintu VIII SUGBK.

“Menyikapi banyak anggapan bahwa kami melakukan sweeping terhadap penonton, saya dengan tegas sudah mengingatkan seluruh suporter Persija untuk tidak melakukan hal tersebut. Namun karena keterbatasan personel korlap, The Jakmania tidak bisa mencangkup keseluruhan yang hadir di SUGBK,“ jelas Larico.

“Di dalam stadion selama 90 menit praktis tidak terjadi kerusuhan yang berarti. Hanya memang sempat terjadi insiden petasan mengenai wartawan yang bertugas di lapangan."

"Kami akan turut membantu bertanggung jawab terhadap korban insiden, termasuk untuk wartawan yang menjadi korban," pungkas Larico.

Tribunnews.com

Ketua Viking Ajak The Jakmania Berdamai

Duka tengah menyelimuti bobotoh, setelah salah satu anggota Viking Persib Club (PVC), Rangga Cipta Nugraha (22), meregang nyawa pada laga Persija Jakarta kontra Persib Bandung, di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK) Jakarta, Minggu (27/5/2012) lalu.

Jatuhnya korban jiwa akibat pertikaian antara kedua kubu pendukung Persib dan Persija, menambah jumlah daftar korban yang meninggal, dari buntut permusuhan tersebut.

Ketua Viking, Heru Joko, mengaku prihatin dengan kejadian tersebut. Dia pun mengucap belasungkawa sedalam-dalamnya atas musibah tersebut. Agar tak lagi jatuh korban, Heru siap mengadakan pertemuan dengan ketua The Jakmania (pendukung Persija), untuk berdamai dan menghentikan permusuhan yang seakan tak ada habisnya.

"Saya sangat kaget saat mendengar kabar ini. Saya mengucapkan belasungkawa sedalam-dalamnya, atas kejadian ini," kata Heru kepada wartawan di rumah duka, Jalan RE Edang Suanda (Pasirleutik), Selasa (29/5/2012).

Heru berharap tidak ada lagi Rangga kedua yang menjadi korban. Dia mengaku sangat setuju untuk melakukan perdamaian antara Viking dan The Jakmania. Heru pun mengaku
Sempat membicarakan soal perdamaian dengan pihak The Jak di Bandung.

Heru pun meminta semua pihak untuk membantu dan mendukung perdamian tersebut. Setelah melakukan pertemuan di Jakarta, dia berharap pertikaian tersebut dapat terhenti.

"Harus ada pertemuan dari kedua belah pihak dan semua pihak harus membantu. Bukan hanya suporter saja, tapi semua yang dapat berkaitan dengan masalah ini, termasuk PSSI," tandasnya.

Tribunnews.com

5/30/2012

Persija Beri Santunan untuk Keluarga Suporter yang Tewas

Seperti yang sudah ramai diberitakan sebelumnya, sepakbola Indonesia kembali berduka. Insiden kali ini menimpa kedua suporter dari kedua team Persija Jakarta dan Persib Bandung saat duel klasik di SUGBK.

Tercatat tiga korban jiwa meregang nyawa dan beberapa lainya luka-luka. Dari tiga korban meninggal, dua tercatat dari suporter Persija, dan satu dari suporter Persib.

Menyikapi hal ini, pihak Persija akan berkunjung ke rumah korban untuk berbelasungkawa termasuk Walikota Jakarta Pusat, Ketua Umum PSSI versi KPIS, La Nyalla, Ketua Umum Persija Ferry Paulus, beserta jajaran manajemen, dan pemain-pemain Persija.

Ferry mengatakan, “Sebenarnya kunjungan ini sudah mau dilakukan kemarin (28/5/2012). Namun karena menyocokan jadwal agar bisa berbarengan terpaksa ditunda. Yang pasti dalam waktu dekat ini akan dilakukan pemberian santunan, serta ungkapan belasungkawa kepada korban di kedua belah pihak.”

"Semoga ini yang terakhir, dan kedepannya tidak ada lagi jatuh korban di suporter Persija khususnya, dan suporter tim Indonesia lainnya secara umum," ucap Ketua Umum Jakmania, Lariko Ranggamone.

Tribunnews.com

5/13/2012

Stadion Mandala Rusuh, Pemain Persija Dievakuasi Lewat Laut

Kerusuhan di Stadion Mandala, Minggu (13/5/2012) yang terjadi usai laga Big Match antara Persipura dan Persija membuat para pemain dan offisial tim dari kedua kesebelasan harus diamankan di ruang ganti.

Kerusuhan disebabkan kekecewaan dari pendukung Persipura yang kecewa timnya kalah 0-1 dari Persija. Penonton dan aparat saling bentrok.

Saat dihubungin Bolanews, pelatih Persija, Iwan Setiawan sedikit menceritakan kejadian saat ini. Ia mengaku mendengar suara tembakan yang dilepaskan aparat.

"Kami sekarang berada di ruang ganti. Situasi di sini sangat tegang. Banyak terdengar suara tembakan di sini, dan tadi sempat ada pembakan mobil oleh massa. Baru kali ini saya melihat langsung situasi seperti ini. Tidak hanya kami, Persipura juga tertahan di ruang ganti dan tidak bisa keluar," ungkap Iwan.

ketika dihubungi, Iwan mengaku sedang melakukan koordinasi dengan pemainnya. Ia menambahkan ada upaya dari aparat yang akan mengevakuasi seluruh pemain dan offisial melalui jalur laut, karena kondisi di jalanan luar lapangan sangat tidak mungkin dilewati.

"Saya terus berkoordinasi dengan pemain agar pemain tidak jadi korban. Mungkin kami akan dievakuasi melalui jalur laut,'' tambahnya.

Tribunnews.com

Gol Tunggal Rahmad Affandi Bawa Persija Kalahkan Persipura

Persija Jakarta berhasil mengalahkan Persipura Jayapura lewat dengan skor tipis 1-0, dalam pertandingan Liga Super Indonesia (LSI) yang dilangsungkan di Stadion Mandala, Jayapura, Minggu, (13/5/2012). Gol tunggal tim Macan Kemayoran di pertandingan ini dicetak oleh Rahmad Affandi di menit ke 36.

Rahmad Affandi berhasil menceploskan bola ke gawang tim Mutiara Hitam yang dijaga oleh Yoo Jae Hon, setelah bola hasil tendangannya terkena kaki pemain belakang Persipura, Bio Paulin, mengakibatkan bola meluncur ke gawang Persipura.

Kemenangan ini mengantarkan Persija Jakarta berada di peringkat 3 kelasemen LSI. Bambang Pamungkas dkk telah bermain sebanyak 24 kali dengan hasil 11 kali menang, 8 kali seri dan 5 kali kalah, dan mengumpulkan poin 41.

Sementara itu Persipura tetap berada di peringkat 2 klasemen ISL. Boas Solossa dkk telah bermain sebanyak 24 kali dengan hasil 14 kali menang, 6 kali seri dan 4 kali kalah dan mengumpulkan poin 48.

Tribunnews.com

5/02/2012

Persija dan Persela Berbagi Poin di Manahan

Fabiano Beltrame menyelamatkan Persija Jakarta dari kekalahan. Menghadapi Persela Lamongan di Stadion Manahan, Solo, Rabu, 2 Mei 2012, mereka sempat tertinggal 0-1 lewat gol Inkyun Oh di menit 71 sebelum akhirnya disamakan oleh pemain asal Brasil tersebut pada menit 78.

Setelah bermain imbang tanpa gol di babak pertama, pada paruh waktu kedua, Persija mencoba bangkit. Mengandalkan tenaga Pedro Javier di lini tengah, Macan Kemayoran berhasil menekan barisan pertahanan Persela.

Beberapa kali Pedro mampu menembus pertahanan Laskar Joko Tingkir dari sisi kanan. Sayang, lemahnya penyelesaian akhir membuat tim asuhan Iwan Setiawan belum mampu mencetak gol.

Sibuk menyerang, Persija melupakan barisan pertahanan. Dan kelengahan itu dimanfaatkan dengan baik oleh kubu Persela.

Serangan balik dilancarkan dari sisi kanan melalui Taufiq Kasrun. Bek 26 tahun itu lalu mengirim crossing ke kotak penalti yang langsung disambut tandukan keras Inkyun Oh.

Tertinggal satu gol, Persija tampil lebih ngotot. Mereka Berusaha keras menggempur tim besutan Miroslav Janu dari segala sisi.

Akhirnya usaha Persija membuahkan hasil di menit 78. Berawal dari sepak pojok Ismed Sofyan, Fabiano Beltrame yang berdiri bebas di kotak penalti menyambutnya dengan tendangan first time yang langsung mengoyak gawang yang dikawal kiper Choirul Huda.

Di 10 menit akhir Persija berjuang keras memburu gol tambahan. Namun upaya mereka tidak membuahkan hasil. Skor imbang 1-1 bertahan sampai pertandingan usai.

Dengan hasil ini Persija belum beranjak dari posisi keempat klasemen sementara. Tim ibu kota mengoleksi 35 poin dari 22 laga.

Sementara tambahan satu poin sudah cukup untuk membawa Persela naik satu tingkat dari posisi keenam. Sama-sama meraih 33 poin, tim asal Lamongan menggusur Persiba Balikpapan yang sebelumnya berada di tempat kelima berkat keunggulan selisih gol.

Susunan pemain: Persija Jakarta: Galih Sudaryono, Hasyim Kipuw, Fabiano Beltrame, Precious Emujareye, Ismed Sofyan, Joeng Kwang Sik, Amarzukih, Ramdani Lestaluhu, Robertino Pugliara, Pedro Javier, Bambang Pamungkas.
Persela Lamongan: Chiorul Huda, Faturahman, Suroso, Park Chul Yung, Taufiq Kasrun, Jimmy Suparno, Sukadana, Irsad Aras, Gustavo Lopez, Inkyun Oh, Mario Costas.

Sumber : vivanews.com

3/13/2012

BP dan Pedro Dongkrak Persija ke Peringkat 4

Persija Jakarta harus menunggu sampai menit 90 menit untuk bisa memastikan kemenangan atas Persegres di Stadion Utama Gelora Bung Karno, hari Selasa 13 Maret 2012. Pedro Javier dan Bambang Pamungkas sama-sama menyumbang satu gol untuk membawa pasukan ibukota merangseng ke papan atas klasemen Indonesia Super League (ISL).

Meski memiliki banyak peluang di babak pertama, Persija Jakarta gagal mencuri gol ke gawang Persegres. Untuk menambah daya dobrak di 45 menit kedua, tuan rumah akhirnya menurunkan sang playmaker, Robertino Pugliara, menggantikan Rahmat Affandi.

Terus menekan, Persija baru mendapatkan peluang pada menit ke-59 lewat Pedro Javier. Tapi penyerang asal Paraguay itu gagal membuka keunggulan 'Macan Kemayoran' karena sepakannya dari luar kotak penalti masih melebar.

Tidak sampai satu menit ganti Bambang Pamungkas yang melepaskan percobaan ke gawang. Menyambut umpan silang Ismed Sofyan, BP mampu menyundul bola ke arah gawang tapi posisi Harry Prasetya masih tepat di jalur bola.

Persegres coba membangun serangan lewat kecepatan James Koko yang kerap mengacak lini belakang

Penampilan Harry Prasetya dibawah mistar Persegres terus menjadi momok lini depan Persija. Terhitung dua kali peluang emas yang tercipta lewat kaki Octavianus mentah ditangan sang kiper.

Pedro semakin jadi sorotan setelah lagi-lagi membuang peluang emas. Sontekannya di menit ke-64 menyambut umpan matang Ismed Sofyan masih melayang diatas mistar. Papan skor masih belum berubah 0-0, Iwan Setiawan terlihat kecewa dipinggir lapangan.

Memasuki dua puluh menit akhir laga, Persegres terus ditekan setengah lapangan oleh tuan rumah. Sesekali tim asal Gresik itu melakukan serangan balik cepat, namun eksekusi akhir yang terlalu terburu-buru gagal mengejutkan Persija.

Menit ke-82 Persija sempat mengoyak gawang Persegres. Tandukan Pedro diblok Harry Prasetya dan bola rebound langsung diceploskan oleh Bambang Pamungkas, namun papan skor tidak jadi berubah karena wasit sudah mengangkat tanda BP dalam posisi offside saat mencetak gol.

Eksekusi akhir tampaknya menjadi masalah dalam laga kali ini. Tandukan Fabiano tiga menit jelang laga usai masih melambung tipis, meski ia sudah berdiri bebas saat menerima umpan matang Ismed Sofyan.

Tapi saat pertandingan kemungkinan besar berakhir dengan skor kacamata, Pedro Javier akhirnya berhasil menjawab keraguan. Menusuk dari sisi kiri, laju Pedro tak sanggup dihentikan bek lawan sebelum melepaskan tendangan keras dari sudut sempit yang menipu Harry Prasetya. Gelora Bung Karno bergemuruh, Persija unggul 1-0.

Tidak puas, Persija sukses gandakan keunggulan pada menit akhir waktu tambahan. Lewat sebuah serangan cepat, Robertino menyodorkan umpan pada BP yang berdiri bebas. Dengan tenang sang kapten langsung menceploskan bola yang diikuti peluit panjang wasit. Persija pun menang 2-0 atas Persegres.

Dengan hasil ini Persija merangsek ke peringkat empat klasemen sementara ISL dengan 26 poin dari 15 laga, menggeser Persela Lamongan, minus tujuh angka dari pemuncak klasemen, Sriwijaya FC.

Sementara hasil buruk ini meneruskan tren negatif Persegres dikandang lawan. Tim asuhan Freddy Mulli itu sudah merasakan tujuh kekalahan diluar kandang. Posisi mereka pun tertahan di peringkat 14, hanya dua strip di atas zona degradasi. (irb)

Skuad Lengkap:
Persija Jakarta: Andritany, Hasyim Kipuw (Rudy Setiawan 69'), Fabiano Beltrame, Precious, Ismed Sofyan, Octavianus (Johan Juansyah 83'), Leo Saputra, Amarzukih, Rahmat Affandi (Robertino Pugliara 46'), Pedro Javier, Bambang Pamungkas

Persegres: Harry Prasetya, Wismoyo, M. Husen, Anang Ma'ruf, Kacung Munif, Uston Nawawi, Ade Suhendra, Lan Bastian, Gustavo Chena, James Koko Lomell (Marwan Sayedeh 70'), Gaston Castano (rizki Mirwansyah 82')

Vivanews.com

3/12/2012

Laga PSMS Vs Persija Diundur

Laga kandang PSMS Medan melawan Persija Jakarta pada lanjutan Indonesia Super League (ISL) diundur satu hari. Laga PSMS melawan Persija di Stadion Teladan, Medan, akan digelar pada 30 Maret 2012.

Semula laga PSMS melawan Persija akan digelar pada 29 Maret, atau tiga hari setelah tim berjuluk Ayam Kinantan tersebut menjamu PSPS Pekanbaru di Stadion Teladan. Perubahan ini dilakukan karena dua laga kandang terakhir PSMS di putaran pertama ISL akan disiarkan langsung oleh ANTV.

"Jadi melawan PSPS akan dilaksanakan tetap tanggal 26 Maret, dan melawan Persija mundur sehari dari jadwal tanggal sebelumnya, tanggal 29. Diundur menjadi tanggal 30 Maret," ujar Manajer PSMS, Benny Tomasoa.

Biasanya laga kandang PSMS dilakukan malam hari jika tidak disiarkan langsung. Dengan demikian, pertandingan melawan PSPS dan Persija akan digelar sore hari. 

Kepastian perubahan jadwal tersebut juga diutarakan Produser Eksekutif Sports ANTV Asdedy Mansyur. "Kedua laga kandang PSMS sudah pasti disiarkan live. Laga PSMS lawan PSPS 26 Maret dan kick-off jam 15.30 WIB. Sedangkan, PSMS lawan Persija 30 Maret, kick-off jam 16.00 WIB," papar Asdedy.

PSMS sendiri saat ini berada di peringkat 13 klasemen sementara ISL. Osas Saha dan kawan-kawan mendulang 17 poin dari 15 laga.

Vivanews.com

3/04/2012

Kemenangan Persija Buah Spekulasi Iwan Setiawan

Persija Jakarta berhasil meraih tiga poin penting setelah menundukkan Persiba Balikpapan dengan skor meyakinkan, 4-0, dalam lanjutan Indonesia Super League (ISL) di Stadion Utama GBK.

Kemenangan Bambang Pamungkas cs tak lepas dari spekluasi sang pelatih, Iwan Setiawan, yang merubah pola permainan. Rencana Iwan pun ampuh. Setelah hanya bermain imbang dalam dua laga berturut-turut, Macan Kemayoran berhasil meraup angka penuh saat menghadapi Persiba. Mereka pun kini mengoleksi 23 poin dan bertengger di posisi 6 klasemen sementara ISL.

"Saya berspekulasi hari ini. Kami bermain dengan 4-4-2. Saya berhitung, Bepe biasanya main di second striker, jadi dia harus fokus holding midfielder lawan jika bertahan. Tapi hari ini saya tugaskan Bepe sebagai pencetak gol," katanya usai pertandingan, Minggu (4/3/2012).

"Dan ternyata spekulasinya berhasil. Alhamdulillah akhirnya dengan segala usaha dan kerja keras kami berhasil menggapai poin penuh, setelah dengan susah payah di dua pertandingan kami kehilangan empat poin," imbuhnya.

Perubahan dilakukan bukan tanpa alasan. Absennya Octavianus dan Precious memaksa Iwan untuk melakukan improvisasi permainan.

Meski menang besar, Iwan mengaku belum yakin formasi 4-4-2 kembali bisa dimainkan pada laga selanjutnya melawan Gresik United pada (12/3/2012) mendatang.

"Sebenarnya saya ketar-ketir karena menurut saya banyak celah. Seperti menit-menit awal, Persiba sebenarnya banyak peluang. Karena itu apakah ke depan kami akan mengambil formasi ini, kami akan pelajari dulu dalam rekaman pertandingan," beber Iwan.

"Kami masih punya delapan hari untuk melawan Gresik United," pungkasnya.

Dengan kemenangan ini, Persija menggeser Persib Bandung (21 poin) di posisi keenam klasemen sementara dengan 23 poin. Sementara Persiba Balikpapan tetap berada di urutan kedelapan dengan raihan 18 poin.

Tribunnews.com

Persija Mengamuk di GBK, Bantai Persiba 4-0

Persija Jakarta akhirnya meraih tiga poin pertama mereka sejak kembali berlaga di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK) Senayan Jakarta. Menjamu Persiba Balikpapan, Minggu (4/3/2012), Persija menang telak 4-0.

Persija memasuki babak kedua dengan unggul 2-0. Persija meraih dua gol pertama pada menit ke-29 dan 38. Kedua gol tersebut dicetak oleh Pedro Javier. Keunggulan 2-0 itu tampaknya cukup mempengaruhi jalannya pertandingan di babak kedua, di mana tim tuan rumah lebih sering membuat peluang yang mengancam gawang Persiba Balikpapan.

Dominasi Persija di babak kedua pun terbukti setelah Bambang Pamungkas menambah keunggulan Persija Jakarta pada menit ke-56. Bepe yang tak terkawal di kotak penalti Persiba menyongsong umpan Ismed Sofyan dan langsung menjebol gawang I Made Wirawan.

Fabiano Beltrame hampir saja menambah pundi-pundi gol Persija pada menit ke-61. Memanfaatkan sepak pojok, Fabiano menanduk bola ke arah gawang. Beruntung bagi Persiba, I Made Wirawan merespon dengan sigap dan menepis bola ke atas.

Rahmat Afandi membuang peluang emas Persija pada menit ke-72. Umpan silang yang dilepaskan Bambang Pamungkas dilewati oleh Pedro Javier yang dikawal pemain bertahan Persiba agar bisa dimaksimalkan oleh Rahmat. Sayang, tembakan Rahmat masih bisa dihalau dengan baik oleh I Made Wirawan.

Leo Saputra yang baru masuk menggantikan Rahmat Afandi pada menit ke-76, pun langsung mendapat peluang satu menit kemudian. Sayangnya tembakan Leo pun masih bisa ditahan oleh I Made Wirawan.

Persija akhirnya berhasil mengubah keunggulan menjadi 4-0 pada menit ke-83. Ramdani Lestaluhu mengoyak jala gawang Persiba setelah menerima umpan silang Hasyim Kipuw dari sisi kiri. Keunggulan 4-0 itu pun bertahan hingga pertandingan usai.

Kemenangan ini membuat Persija naik satu peringkat ke posisi enam klasemen Indonesia Super League (ISL), menggeser Persib Bandung. Persija sekarang mengumpulkan 23 poin dari 14 laga. Sementara Persiba, tetap di posisi kedelapan dengan 18 poin dari 13 laga.

Susunan pemain:

Persija: 1-Galih Sudaryono, 13-Hasyim Kipuw, 14-Ismed Sofyan, 15-Fabiano Beltrame, 28-Ngurah Nanak, 21-Amarzukih (17-Delton Stevano, 63'), 10-Robertino Pugliara, 7-Ramdani Lestaluhu, 27-Rahmat Afandi (23-Leo Saputra, 76'), 20-Bambang Pamungkas, 25-Pedro Javier (9-Rudi Setiawan, 88').

Cadangan: 26-Andritany, 35-Syahroni, 4-Reza Agamal, 19-Johan Juansyah.

Persiba: 15-I Made Wirawan, 19-Iqbal Samad, 26-Tomislav Labudavic (29-Hamdi Hamzah, 78'), 77-Rahmad Latief, 13-Saiful L, 39-Hery Susilo, 6-Asri Akbar, 8-A. Sembiring (22-Sultan Samma, 54'), 18-Matsunaga Shoei, 17-Aldo Baretto, 9-Kenji Adachihara.

Cadangan: 1-Yanuar, 2-Deni Joko, 23-M. Bahtiar, 28-Stevanus bungaran, 24-Eky Nurhakim.

Tribunnews.com

3/01/2012

Mitra Kukar Imbangi Persija Jakarta

Persija Jakarta kembali gagal meraih kemenangan di kandang sendiri setelah tertahan oleh Mitra Kukar Tenggarong dalam laga lanjutan Superliga Indonesia sore ini (01/03). Gol penalti Bambang Pamungkas di menit ke-34 gagal memberi tiga poin setelah Jajang Mulyana berhasil menyamakan kedudukan melalui tandukannya di menit ke-39.

Persija Jakarta yang bertindak sebagai tuan rumah langsung menggebrak pertahanan Mitra Kukar, memanfaatkan bola muntah Ramdani Lestaluhu melepaskan tembakan keras dari luar kotak penalti di menit kedelapan, sayang tembakannya tersebut berhasil ditepis oleh Joyce Sorongan.

Usai peluang tersebut, Persija tampak kesulitan mengembangkan permainan sehingga Mitra Kukar mampu mendominasi dan memperoleh peluang melalui bola-bola mati yang dieksekusi Ahmad Bustomi.

Pada menit ke-34, Persija berhasil memecahkan kebuntuan melalui gol yang dicetak oleh Bambang Pamungkas via titik putih. Tendangan penalti tersebut didapat setelah Pierre Njanka menghentikan akselerasi Octovianus dengan tekelnya.


Namun, tidak butuh waktu lama bagi tim Naga Mekes untuk menyamakan kedudukan. Akibat lengahnya pertahanan Persija, Jajang Mulyana berhasil membobol gawang Tim Macan Kemayoran lima menit usai gol Bambang, melalui tandukannya yang memanfaatkan umpan silang Saiji Kaneko.

Di awal babak kedua, kedua tim terlibat saling serang meskipun Mitra Kukar terlihat lebih menguasai permainan. Ramdani Lestaluhu kembali mengancam gawang tim tamu melalui tendangan jarak jauhnya, namun tembakannya di menit ke-57 masih dapat dihalau oleh Hamka Hamzah.

Tiga menit kemudian Mitra Kukar balik mengancam, berawal tusukan Jajang Mulyana di bagian kanan daerah pertahanan Persija, sontekan Fadil Sausu di kotak penalti memanfaatkan umpan mendatar Jajang masih dapat dihalau oleh lni pertahanan Persija.

Terus ditekan oleh Mitra Kukar, pelatih Iwan Setiawan memasukkan Rahmat Affandi untuk menambah daya gedor Persija. Pada menit ke-75, memanfaatkan umpan terobosan Octavianus, mantan pemain Arema Indonesia dan Persib Bandung tersebut berhasil lolos dari jebakan offside namun sayang tendangannya masih dapat dihalau oleh Hendro Kartiko.

Dua menit kemudian fans Persija bersorak kegirangan setelah melihat tendangan bebas Octovianus terlihat menggoyang jala Mitra Kukar, namun sayang ternyata bola masih meleset tipis di atas mistar gawang Hendro, sehingga kedudukan 1-1 masih belum berubah.

Hingga pertandingan berakhir, Persija dan Mitra Kukar gagal menambah gol mereka sehingga kedua tim harus puas berbagi satu poin. Dengan hasil imbang tersebut Persija tetap tertahan di posisi ketujuh, sementara Mitra Kukar menggeser Persela Lamongan di posisi empat besar.


Goal.com

2/27/2012

Manajemen Persija Coba Bujuk Iwan Setiawan

Ketua Umum Persija Jakarta, Ferry Paulus terkejut dengan putusan mendadak pelatihnya, Iwan Setiawan. Pelatih Macan Kemayoran itu memutuskan mundur usai Persija ditahan imbang Persisam Samarinda, kemarin malam.

Ferry mengatakan bakal membicarakan kembali persoalan itu dengan Iwan. Menurut Ferry, putusan mengejutkan Iwan itu diambil saat ia dalam kondisi emosi. Ferry berharap semua persoalan bisa diselesaikan dengan kepala dingin.

"Saya pikir saya harus bicara dulu sama beliau. Karena memang suasananya masih kurang bagus, masih ada emosional segala macem. Kita tunggu saja," kata Ferry.

Ferry mengatakan, Iwan tidak pernah membicarakan putusan untuk mundur itu sebelumnya. Hubungan antar pelatih dan klub, juga diakui Ferry tidak pernah ada masalah. Ferry bahkan mengaku puas dengan kinerja pelatih asal Aceh itu.

"Belum ada pembicaraan sebelumnya. Sama sekali tidak pernah," kata Ferry heran. Meski demikian, Ferry mengatakan manajemen Persija masih akan berupaya mempertahankan Iwan.

"Manajemen tentunya masih ingin mempertahankan Iwan. Kalau kita melihat perjalanan Persija di bawah Iwan sekarang, itu masih oke.


Vivanews.com

Emosi, Pelatih Persija Tantang Wasit Berduel

Pelatih Persija Jakarta, Iwan Setiawan, terpancing emosinya saat berpapasan dengan wasit Djumadi Effendi. Iwan bahkan menantang wasit untuk berduel.

Kejadian ini terjadi saat keduanya berpapasan di lorong menuju pintu keluar Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK), Minggu malam, usai Persija ditahan imbang tamunya, Persisam Putra Samarinda.

Menganggap wasit tidak adil dalam memimpin pertandingan, pelatih Persija itu lantas mengejar Djumadi hingga sang wasit masuk ke mobil. Iwan lantas mencoba untuk ikut masuk ke dalam mobil yang akan membawa rombongan wasit ke hotel tempat mereka menginap.

Sambil kembali mempertanyakan kinerja sang wasit, pelatih yang sempat menimba ilmu di Belanda itu berusaha mengajak Djumadi keluar mobil. "Djum sini kamu, keluar! Kita buka baju, kita berantem secara jantan," teriak Iwan sambil mencoba masuk ke dalam mobil.

Upaya Iwan tersebut lantas dilerai sejumlah orang, termasuk Sekretaris Tim Persija, Fery Indra Syarief, pelatih kiper, Haryono, dan beberapa official Persija.

Iwan memang sedang kesal dengan kepemimpinan Djumadi yang memimpin laga Persija Jakarta vs Persisam Samarinda, Minggu 26 Februari 2012. Wasit asal Malang, Jawa Timur itu dianggap Iwan tidak berlaku adil. Iwan bahkan menuduh praktik mafia wasit di kancah Indonesia Super League (ISL) masih berjalan.

Pelatih yang memutuskan mundur dari Persija tersebut semakin emosi setelah beberapa orang melerainya untuk tidak berbuat nekad. Meski telah dipegangi dan dilerai beberapa orang, namun Iwan tetap merangsek dan berupaya menggapai Djumadi yang berada di dalam mobil.

Meski mobil yang membawa Djumadi akhirnya meluncur, namun Iwan sendiri tetap memaksa untuk mengejar. Aksi emosional Iwan tersebut disaksikan sejumlah wartawan media cetak dan televisi. "Sudah bang Iwan, istighfar. Tidak enak ada kamera," ujar salah seorang yang ikut melerai dan menenangkan Iwan.

"Biar saja semua orang melihat kejadian ini. Biar semua orang tahu mafia wasit masih ada. Coba nanti kita lihat apa yang dilakukan PT Liga," teriak Iwan sembari berusaha keluar dari sergapan beberapa temannya yang melerai.

Atur Skor

Sebelum kejadian di pintu merah, tempat para pemain keluar stadion tersebut, Iwan sempat bercerita ke beberapa media mengenai kekecewaannya terhadap kinerja wasit. Iwan mengatakan, saat ini kompetisi sepakbola tak jauh berbeda dengan masa lalu. Pengaturan skor maupun suap wasit, masih terjadi.

"Pada saat saya melatih Persikabo, dan main di Bekasi, wasit Djumadi ini yang kurang ajar. Pada saat itu waktu tambahan harusnya 4 menit, ternyata sampai 12 menit baru pertandingan di hentikan," ujar Iwan dengan nada kecewa.

Vivanews.com

2/26/2012

Iwan Mundur dari Pelatih Persija Karena Merasa Dicurangi

Pelatih Persija Jakarta, Iwan Setiawan mundur dari jabatannya sesaat setelah laga Macan Kemayoran melawan Persisam Samarinda dalam lanjutan kompetisi Indonesia Super League (ISL) di Stadion Utama GBK, Minggu (26/2/2012).

Kepada wartawan ia menegaskan, sikap yang diambil tak lepas dari anggapannya di mana sepak bola Indonesia masih diiringi oleh sikap ketidakjujuran. "Hari ini dengan berat hati saya akan mundur dari pelatih Persija karena ada ketidakjujuran dalam sepak bola di Indonesia," katanya lalu bergegas meninggalkan ruangan konferensi pers, Minggu.

Ia mengatakan, hal yang paling disoroti adalah kepemimponan wasit Jumadi dalam laga Persija kontra Persisam. Menurutnya, Jumadi dinilai tidak jujur.

Sejak babak pertama, Iwan menengarai kepemimpinan Jumadi menunjukkan sikap tidak sportif."Bahkan usai babak pertama saya menemui wasit Jumadi dan saya meminta agar dia jujur. Tapi sampai pertandingan selesai Jumadi tidak jujur," ujarnya.

Iwan awalnya bukanlah pelatih Persija. Dia diangkat menjadi Direktur Tehnik di Persija (PT Persija Jakarta Jaya). Alhasil, saat itu, ia pun terbang ke Singapura untuk menemui Dejan Glucevic dan meminta untuk melatih Persija. Akan tetapi, ia menolak karena adanya dualisme kompetisi di Indonesia, yakni ISL dan IPL.

Mendapat kenyataan tersebut. Ferry Paulus selaku Ketua Umum Persija langsung meminta kepada Iwan agar mengarsiteki Bambang Pamungkas cs. Akan tetapi, awalnya Iwan menolak permintaan tersebut karena ingin berkonsentrasi sebagai Direktur Tehnik karena masih trauma dengan sikap "kotor" dalam persepakbolaan Indonesia itu.

Namun belakangan Iwan mau menerima tawaran tersebut karena kondisi tim yang belum mendapat pelatih. Terlebih Ferry Paulus mengatakan kompetisi musim ini akan lebih jujur.

"Dan karena saya juga merupakan bagian dari Persija, akhirnya saya menerima," ungkap Iwan.

"Apa yang menjadi kendala di bawah PT Liga Indonesia adalah ketidakjujuran seperti pengaturan skor dan saya yakin tahun ini tidak ada," tandasnya.

"Tapi hari ini saya sangat kecewa. Bahkan saya mengatakan kepada Jumadi jika saya yang salah saat menyaksikan tayangan ulang di TV, saya akan langsung telepon dia dan meminta maaf. Tapi sampai akhir pertandingan beliau tidak jujur. Itu sudah merusak cita-cita orang yang ingin menegakkan kejujuran dalam persepakbolaan Indonesia," tegasnya.

Lebih lanjut Iwan mengaku kerap membuat sensasi. Misalnya, salah satu pelatih yang paling sering dikena skorsing. Atau pelatih yang selalu menggunakan baju koko (taqwa) setiap memimpin laga Persija.

"Walaupun saya orang kecil, mudah-mudahan bisa membawa perubahan di sepak bola, dalam kompetisi ini mungkin saya paling banyak pake baju koko. Kenapa, saya mau sepak bola jujur, malu kalau tidak jujur. Ini baju buat Sholat," sergah Iwan yang telah memegang Lisesnsi A kepelatihan sejak usia 28 tahun dan pernah belajar di KNVB itu.

Tribunnews.com

Persija Gagal Taklukkan Persisam di GBK

Persija Jakarta hanya mampu meraih satu poin setelah ditahan imbang tanpa gol oleh Persisam Putra Samarinda pada lanjutan Indonesia Super League (ISL) di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Jakarta, Minggu 26 Februari 2012.

Para pemain Persija dibuat frustrasi dengan penampilan apik kiper Persisam Agung Prasetyo di laga ini. Kiper 34 tahun tersebut menjadi pertahanan terakhir Persisam yang tidak mampu dilewati para pemain tim Macan Kemayoran.

Di babak pertama, Persisam mampu meladeni permainan cepat Persija. Pada 45 menit babak pertama, permainan lebih terbuka, dan kedua tim jual-beli serangan. Sayang, hingga turun minum kedudukan imbang tanpa gol tetap bertahan.

Di babak kedua, Persija lebih mendominasi serangan dan mendapat sejumlah peluang emas untuk mencetak gol. Menit ke-59, sebuah sundulan Fabiano memanfaatkan tendangan bebas Ismed Sofyan masih bisa diblok Agung.

Tiga menit kemudian, Persija sebenarnya mampu membobol gawang Persisam melalui tendangan Fabiano. Namun, gol itu dianulir wasit karena Fabiano berada dalam posisi offside ketika menerima umpan Pedro Javier.

Menit ke-66, Yongki Aribowo mendapat peluang emas untuk membuat Persisam memimpin. Berawal dari tusukan di sisi kiri pertahanan Persija, Supriyono melepaskan umpan silang mendatar ke mulut gawang Persija. Namun, tendangan Yongki masih melambung, meski sudah di depan gawang.

Kiper Agung Prasetyo benar-benar menjadi pahlawan Persisam di laga ini. Agung sukses menepis tendangan Bambang Pamungkas pada menit ke-81 menggunakan kaki kanan dan hanya menghasilkan sepak pojok. Dua menit kemudian giliran sundulan Fabiano yang mampu ditepis Agung.

Persija berusaha keras untuk mencetak gol kemenangan. Namun, tim besutan Iwan Setiawan itu gagal membobol gawang Persisam hingga laga usai.

Dengan hasil ini, Persija tetap di peringkat ketujuh klasemen sementara ISL dengan torehan 19 poin dari 12 laga. Sementara itu, Persisam naik satu peringkat ke posisi sembilan dengan 17 poin dari 13 pertandingan.

Susunan Pemain


Persija: Andritany Ardhiyasa; Ismed Sofyan, Fabiano Beltrame, Precious Emuejeraye, Leo Saputra; Johan Juansyah (Amarzukih, 38'), Hasim Kipuw (Rudi Setiawan, 63'), Robertino Pugliara, Ramdani Lestaluhu (Rahmat Affandi, 86'); Bambang Pamungkas, Pedro Javier.

Persisam: Agung Prasetyo; M Robby, Luc Owana Zoa, Supriyono, Diaz Angga (Arifiki Eka Putra, 76'); Akbar Rasid, Eka Ramdani, Fandi Mochtar; Yongky Aribowo (Srdjan Lopicic, 67'), Jerry Boima Karpeh, Christian Gonzales (Fajar Legian, 95').

Vivanews.

2/23/2012

Lini Depan Persija Terancam Tumpul

Striker Pedro Javier terancam absen saat Persija Jakarta bertemu Persisam Samarinda, Minggu, 25 Februari 2012. Pasalnya sampai saat ini, Pedro masih berkutat dengan cedera.

Pedro mengalami cedera saat membela Persija menghadapi Arema Indonesia, pekan lalu. Pagi tadi, pemain asal Paraguay itu bahkan harus dibawa ke rumah sakit untuk memeriksa kondisinya.

Pelatih Persija, Iwan Setiawan sangat mengkhawatirkan Pedro. Sebab, menurutnya, absennya Pedro cukup merugikan timnya saat menjamu Elang Borneo di Stadion Utama Gelora Bung Karno nanti.

"Dia absen latihan. Hari ini Pedro dibawa ke rumah sakit lantaran cederanya saat lawan Arema. Kami belum tahu bagaimana perkembangannya. Kata dokter dia cedera ligamen," kata Iwan.

Pedro merupakan salah satu striker andalan Persija saat ini. Bersama ikon Persija, Bambang Pamungkas, Pedro kerap menebar ancaman bagi barisan pertahanan lawan. Karena itu, absennya Pedro tentu menjadi kerugian yang bagi Macan Kemayoran meski masih memiliki stok striker seperti Rahmat Afandi dan Alan Marta.

"Kami akan lihat siapa yang paling siap untuk diturunkan melawan Persisam nanti. Tapi kami dari tim pelatih berharap Pedro bisa main pada saat laga kandang kami di Jakarta nanti," beber Iwan.

Persija bakal menjamu Persisam di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK) Senayan, saat kedua tim bertemu dalam lanjutan Indonesia Super League (ISL) 2011-12. Laga yang renananya disiarkan langsung ANTV tersebut diprediksi bakal berjalan alot.

Vivanews.com

2/21/2012

Kembali ke GBK, Persija Ladeni Persisam

Skuad Persija Jakarta bakal kembali beraksi di depan publik sendiri, di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK) Senayan. Setelah beberapa pertandingan home mereka digelar di luar Jakarta, tim berjuluk Macan Kemayoran itu akhirnya bakal menggelar laga kandang pertama mereka di Jakarta pada Minggu 26 Februari 2012 mendatang.

Persija dijadwalkan bertemu Persisam Samarinda dalam lanjutan Indonesia Super League (ISL) 2011-12 pekan depan. Untuk laga tersebut, pihak panpel Persija telah melepas sebayak 35.000 lembar tiket, yang mulai dijual hari ini, Selasa 21 Februari 2012.

Media Officer Persija, Viola Kurniawati mengatakan, 35.000 tiket tersebut dilepas dengan harga variatif. Untuk kelas VVIP dijual Rp200.000, VIP Rp100.000, Kelas I Rp50.000, dan kategori Kelas II dijual Rp30.000. Untuk kelas VVIP dicetak sebanyak 200 lembar tiket, kelas VIV dicetak 2000 tiket, kategori kelas I sebanyak 4000 tiket, dan kategori kelas II dicetak 31.000 lembar.

Tiket-tiket tersebut hari ini sudah bisa didapatkan di Sekretariat Persija Jakarta yang berlokasi di Pintu VIII Sektor 15 SUGBK.

"Ini laga perdana Persija di Jakarta. Kami yakin antusiasme penonton pasti tinggi. Kami menyiapkan 35.000 lembar tiket yang sudah bisa didapatkan mulai hari ini. Sistem penjualan tiket dari jauh-jauh hari seperti ini bertujuan untuk memudahkan pembeli agar nanti tidak perlu antre, atau kena harga calo," ujar Viola.

Viola mengatakan, pihaknya memprediksi tiket-tiket tersebut bakalan ludes diserbu suporter. Pasalnya, laga Persija yang telah digelar di beberapa kota sebelumnya ternyata mampu menarik ribuan suporter setia mereka. Dengan menggelar laga di Jakarta, pihak panpel berharap seluruh pendukung Macan Kemayoran tersebut dapat membanjiri Senayan.

Vivanews.com
-----------------------------------------------------------------
This Blog is @2008-2011 MULTI ETNIS Outlet Production

jakmania-utankayu.blogspot.com
Persija ampe mati..
-----------------------------------------------------------------