Popular Posts
-
Sepekan sebelum Liga Super Indonesia (LSI) 2009/2010 digelar, Persija Jakarta belum juga mendapatkan kepastian home ground. Pasalnya, Stadio...
-
Persija Jakarta versi Bambang Sucipto yang tampil di Indonesian Premier League (IPL) memilih menjauh dari ibukota. Pilihan tersebut ditempu...
-
Partai Uji Coba 31 / 10 / 09 PERSIJA vs PERSITA Lap. Mabes TNI Cilangkap Persija.. Kebanggan Ibu Kota !!
6/03/2012
Soal Penangkapan, Ini Tanggapan Jakmania
"Para pelaku ini jumlahnya tujuh orang. Dulu katanya anggota Jakmania Korwil Ciputat, Cipete, dan Korwil Ragunan," kata Kasubdit Reserse Mobil Direktorat Reserse Kriminal Umum Polda Metro Jaya, AKBP Herry Heryawan dalam jumpa pers siang tadi.
Selain yang terlibat langsung dalam pengeroyokan, satu tersangka yang ditangkap adalah IR, pengguna Facebook yang melakukan provokasi di dunia maya. "IR dikenakan UU Informasi dan Transaksi Elektronik (ITE)," kata Direktur Reserse Kriminal Umum Polda Metro Jaya, Komisaris Besar Toni Harmanto di Jakarta. IR sendiri kepada wartawan mengaku sebagai anggota Jakmania Korwil Cikeas.
Toni Harmanto juga mengatakan pihaknya akan memanggil perwakilan Jakmania untuk meminta keterangan lanjutan untuk pelaku bagi dua korban lain yang meninggal.
Dihubungi terpisah, Sekjen Jakmania, Richard Ahmad mengaku belum mengetahui banyak mengenai penangkapan ini. Menurutnya, pihak kepolisian belum menghubunginya terkait penangkapan para pelaku.
"Terakhir, polisi melayangkan surat untuk meminta data dari anggota korwil. Mengenai penangkapan ini belum ada panggilan atau pemberitahuan kepada kami," kata Richard saat dihubungi VIVAbola.
Richard menambahkan, pihaknya telah menyerahkan kasus ini kepada pihak kepolisian. Jakmania juga siap menindak tegas para anggotanya yang terlibat dalam pengeroyokan di GBK, Minggu lalu.
"Kami akan cek, kalau memang mereka anggota dan sudah ada vonis yang berkekuatan hukum maka kami akan memberikan hukuman terberat, yakni mencabut KTA (Kartu Tanda Anggota) yang bersangkutan karena sudah bertentangan dengan AD/ART organisasi."
Aksi kekerasan yang terjadi pada saat pertandingan Persija vs Persib, Minggu lalu telah menewaskan tiga orang. Salah satu korbannya adalah warga Jakarta, Lazuardi. Warga Menteng, Jakpus itu tewas setelah menjadi korban pengeroyokan di GBK, Senayan.
Selain Lazuardi, korban tewas lainnya adalah Dani Maulana dan Rangga Cipta Nugraha. Keduanya merupakan pendukung Persib Bandung. Polisi telah menangkap tujuh tersangka atas kasus ini. Dalam jumpa pers sore tadi, polisi juga membeberkan peran mereka.
Vivanews.com
5/31/2012
Ini Penjelasan Ketum Jakmania tentang Kematian 3 Suporter
“Kami sudah berusaha maksimal untuk mencegah hal yang tidak diinginkan selama dan sesudah pertandingan berlangsung. Kampanye damai dua minggu sebelum pertandingan sudah kami sosialisasikan terhadap Korwil (Koordinator Wilayah), Korlap (Koordinator Lapangan), dan semua anggota kami,“ ungkap Larico dalam sesi konfrensi pers di Kantor Persija pintu VIII SUGBK.
“Menyikapi banyak anggapan bahwa kami melakukan sweeping terhadap penonton, saya dengan tegas sudah mengingatkan seluruh suporter Persija untuk tidak melakukan hal tersebut. Namun karena keterbatasan personel korlap, The Jakmania tidak bisa mencangkup keseluruhan yang hadir di SUGBK,“ jelas Larico.
“Di dalam stadion selama 90 menit praktis tidak terjadi kerusuhan yang berarti. Hanya memang sempat terjadi insiden petasan mengenai wartawan yang bertugas di lapangan."
"Kami akan turut membantu bertanggung jawab terhadap korban insiden, termasuk untuk wartawan yang menjadi korban," pungkas Larico.
Tribunnews.com
3/13/2012
BP dan Pedro Dongkrak Persija ke Peringkat 4
Meski memiliki banyak peluang di babak pertama, Persija Jakarta gagal mencuri gol ke gawang Persegres. Untuk menambah daya dobrak di 45 menit kedua, tuan rumah akhirnya menurunkan sang playmaker, Robertino Pugliara, menggantikan Rahmat Affandi.
Terus menekan, Persija baru mendapatkan peluang pada menit ke-59 lewat Pedro Javier. Tapi penyerang asal Paraguay itu gagal membuka keunggulan 'Macan Kemayoran' karena sepakannya dari luar kotak penalti masih melebar.
Tidak sampai satu menit ganti Bambang Pamungkas yang melepaskan percobaan ke gawang. Menyambut umpan silang Ismed Sofyan, BP mampu menyundul bola ke arah gawang tapi posisi Harry Prasetya masih tepat di jalur bola.
Persegres coba membangun serangan lewat kecepatan James Koko yang kerap mengacak lini belakang
Penampilan Harry Prasetya dibawah mistar Persegres terus menjadi momok lini depan Persija. Terhitung dua kali peluang emas yang tercipta lewat kaki Octavianus mentah ditangan sang kiper.
Pedro semakin jadi sorotan setelah lagi-lagi membuang peluang emas. Sontekannya di menit ke-64 menyambut umpan matang Ismed Sofyan masih melayang diatas mistar. Papan skor masih belum berubah 0-0, Iwan Setiawan terlihat kecewa dipinggir lapangan.
Memasuki dua puluh menit akhir laga, Persegres terus ditekan setengah lapangan oleh tuan rumah. Sesekali tim asal Gresik itu melakukan serangan balik cepat, namun eksekusi akhir yang terlalu terburu-buru gagal mengejutkan Persija.
Menit ke-82 Persija sempat mengoyak gawang Persegres. Tandukan Pedro diblok Harry Prasetya dan bola rebound langsung diceploskan oleh Bambang Pamungkas, namun papan skor tidak jadi berubah karena wasit sudah mengangkat tanda BP dalam posisi offside saat mencetak gol.
Eksekusi akhir tampaknya menjadi masalah dalam laga kali ini. Tandukan Fabiano tiga menit jelang laga usai masih melambung tipis, meski ia sudah berdiri bebas saat menerima umpan matang Ismed Sofyan.
Tapi saat pertandingan kemungkinan besar berakhir dengan skor kacamata, Pedro Javier akhirnya berhasil menjawab keraguan. Menusuk dari sisi kiri, laju Pedro tak sanggup dihentikan bek lawan sebelum melepaskan tendangan keras dari sudut sempit yang menipu Harry Prasetya. Gelora Bung Karno bergemuruh, Persija unggul 1-0.
Tidak puas, Persija sukses gandakan keunggulan pada menit akhir waktu tambahan. Lewat sebuah serangan cepat, Robertino menyodorkan umpan pada BP yang berdiri bebas. Dengan tenang sang kapten langsung menceploskan bola yang diikuti peluit panjang wasit. Persija pun menang 2-0 atas Persegres.
Dengan hasil ini Persija merangsek ke peringkat empat klasemen sementara ISL dengan 26 poin dari 15 laga, menggeser Persela Lamongan, minus tujuh angka dari pemuncak klasemen, Sriwijaya FC.
Sementara hasil buruk ini meneruskan tren negatif Persegres dikandang lawan. Tim asuhan Freddy Mulli itu sudah merasakan tujuh kekalahan diluar kandang. Posisi mereka pun tertahan di peringkat 14, hanya dua strip di atas zona degradasi. (irb)
Skuad Lengkap:
Persija Jakarta: Andritany, Hasyim Kipuw (Rudy Setiawan 69'), Fabiano Beltrame, Precious, Ismed Sofyan, Octavianus (Johan Juansyah 83'), Leo Saputra, Amarzukih, Rahmat Affandi (Robertino Pugliara 46'), Pedro Javier, Bambang Pamungkas
Persegres: Harry Prasetya, Wismoyo, M. Husen, Anang Ma'ruf, Kacung Munif, Uston Nawawi, Ade Suhendra, Lan Bastian, Gustavo Chena, James Koko Lomell (Marwan Sayedeh 70'), Gaston Castano (rizki Mirwansyah 82')
Vivanews.com
3/09/2012
Stadion Gelora Bung Karno Akan Diubah Demi Konser Lady Gaga
"Nanti akan seperti kastil, bukan stage biasa, karena ini memang bukan konser biasa," ujar Presiden Direktur Big Daddy, promotor konser tersebut, dalam jumpa pers di kawasan Senayan, Jakarta, Kamis (8/3/2012).
Kompas.com
3/04/2012
Persija Mengamuk di GBK, Bantai Persiba 4-0
Persija memasuki babak kedua dengan unggul 2-0. Persija meraih dua gol pertama pada menit ke-29 dan 38. Kedua gol tersebut dicetak oleh Pedro Javier. Keunggulan 2-0 itu tampaknya cukup mempengaruhi jalannya pertandingan di babak kedua, di mana tim tuan rumah lebih sering membuat peluang yang mengancam gawang Persiba Balikpapan.
Dominasi Persija di babak kedua pun terbukti setelah Bambang Pamungkas menambah keunggulan Persija Jakarta pada menit ke-56. Bepe yang tak terkawal di kotak penalti Persiba menyongsong umpan Ismed Sofyan dan langsung menjebol gawang I Made Wirawan.
Fabiano Beltrame hampir saja menambah pundi-pundi gol Persija pada menit ke-61. Memanfaatkan sepak pojok, Fabiano menanduk bola ke arah gawang. Beruntung bagi Persiba, I Made Wirawan merespon dengan sigap dan menepis bola ke atas.
Rahmat Afandi membuang peluang emas Persija pada menit ke-72. Umpan silang yang dilepaskan Bambang Pamungkas dilewati oleh Pedro Javier yang dikawal pemain bertahan Persiba agar bisa dimaksimalkan oleh Rahmat. Sayang, tembakan Rahmat masih bisa dihalau dengan baik oleh I Made Wirawan.
Leo Saputra yang baru masuk menggantikan Rahmat Afandi pada menit ke-76, pun langsung mendapat peluang satu menit kemudian. Sayangnya tembakan Leo pun masih bisa ditahan oleh I Made Wirawan.
Persija akhirnya berhasil mengubah keunggulan menjadi 4-0 pada menit ke-83. Ramdani Lestaluhu mengoyak jala gawang Persiba setelah menerima umpan silang Hasyim Kipuw dari sisi kiri. Keunggulan 4-0 itu pun bertahan hingga pertandingan usai.
Kemenangan ini membuat Persija naik satu peringkat ke posisi enam klasemen Indonesia Super League (ISL), menggeser Persib Bandung. Persija sekarang mengumpulkan 23 poin dari 14 laga. Sementara Persiba, tetap di posisi kedelapan dengan 18 poin dari 13 laga.
Susunan pemain:
Persija: 1-Galih Sudaryono, 13-Hasyim Kipuw, 14-Ismed Sofyan, 15-Fabiano Beltrame, 28-Ngurah Nanak, 21-Amarzukih (17-Delton Stevano, 63'), 10-Robertino Pugliara, 7-Ramdani Lestaluhu, 27-Rahmat Afandi (23-Leo Saputra, 76'), 20-Bambang Pamungkas, 25-Pedro Javier (9-Rudi Setiawan, 88').
Cadangan: 26-Andritany, 35-Syahroni, 4-Reza Agamal, 19-Johan Juansyah.
Persiba: 15-I Made Wirawan, 19-Iqbal Samad, 26-Tomislav Labudavic (29-Hamdi Hamzah, 78'), 77-Rahmad Latief, 13-Saiful L, 39-Hery Susilo, 6-Asri Akbar, 8-A. Sembiring (22-Sultan Samma, 54'), 18-Matsunaga Shoei, 17-Aldo Baretto, 9-Kenji Adachihara.
Cadangan: 1-Yanuar, 2-Deni Joko, 23-M. Bahtiar, 28-Stevanus bungaran, 24-Eky Nurhakim.
Tribunnews.com
3/01/2012
Mitra Kukar Imbangi Persija Jakarta
Persija Jakarta yang bertindak sebagai tuan rumah langsung menggebrak pertahanan Mitra Kukar, memanfaatkan bola muntah Ramdani Lestaluhu melepaskan tembakan keras dari luar kotak penalti di menit kedelapan, sayang tembakannya tersebut berhasil ditepis oleh Joyce Sorongan.
Usai peluang tersebut, Persija tampak kesulitan mengembangkan permainan sehingga Mitra Kukar mampu mendominasi dan memperoleh peluang melalui bola-bola mati yang dieksekusi Ahmad Bustomi.
Pada menit ke-34, Persija berhasil memecahkan kebuntuan melalui gol yang dicetak oleh Bambang Pamungkas via titik putih. Tendangan penalti tersebut didapat setelah Pierre Njanka menghentikan akselerasi Octovianus dengan tekelnya.
Namun, tidak butuh waktu lama bagi tim Naga Mekes untuk menyamakan kedudukan. Akibat lengahnya pertahanan Persija, Jajang Mulyana berhasil membobol gawang Tim Macan Kemayoran lima menit usai gol Bambang, melalui tandukannya yang memanfaatkan umpan silang Saiji Kaneko.
Di awal babak kedua, kedua tim terlibat saling serang meskipun Mitra Kukar terlihat lebih menguasai permainan. Ramdani Lestaluhu kembali mengancam gawang tim tamu melalui tendangan jarak jauhnya, namun tembakannya di menit ke-57 masih dapat dihalau oleh Hamka Hamzah.
Tiga menit kemudian Mitra Kukar balik mengancam, berawal tusukan Jajang Mulyana di bagian kanan daerah pertahanan Persija, sontekan Fadil Sausu di kotak penalti memanfaatkan umpan mendatar Jajang masih dapat dihalau oleh lni pertahanan Persija.
Terus ditekan oleh Mitra Kukar, pelatih Iwan Setiawan memasukkan Rahmat Affandi untuk menambah daya gedor Persija. Pada menit ke-75, memanfaatkan umpan terobosan Octavianus, mantan pemain Arema Indonesia dan Persib Bandung tersebut berhasil lolos dari jebakan offside namun sayang tendangannya masih dapat dihalau oleh Hendro Kartiko.
Dua menit kemudian fans Persija bersorak kegirangan setelah melihat tendangan bebas Octovianus terlihat menggoyang jala Mitra Kukar, namun sayang ternyata bola masih meleset tipis di atas mistar gawang Hendro, sehingga kedudukan 1-1 masih belum berubah.
Hingga pertandingan berakhir, Persija dan Mitra Kukar gagal menambah gol mereka sehingga kedua tim harus puas berbagi satu poin. Dengan hasil imbang tersebut Persija tetap tertahan di posisi ketujuh, sementara Mitra Kukar menggeser Persela Lamongan di posisi empat besar.
Goal.com
2/26/2012
Persija Gagal Taklukkan Persisam di GBK
Para pemain Persija dibuat frustrasi dengan penampilan apik kiper Persisam Agung Prasetyo di laga ini. Kiper 34 tahun tersebut menjadi pertahanan terakhir Persisam yang tidak mampu dilewati para pemain tim Macan Kemayoran.
Di babak pertama, Persisam mampu meladeni permainan cepat Persija. Pada 45 menit babak pertama, permainan lebih terbuka, dan kedua tim jual-beli serangan. Sayang, hingga turun minum kedudukan imbang tanpa gol tetap bertahan.
Di babak kedua, Persija lebih mendominasi serangan dan mendapat sejumlah peluang emas untuk mencetak gol. Menit ke-59, sebuah sundulan Fabiano memanfaatkan tendangan bebas Ismed Sofyan masih bisa diblok Agung.
Tiga menit kemudian, Persija sebenarnya mampu membobol gawang Persisam melalui tendangan Fabiano. Namun, gol itu dianulir wasit karena Fabiano berada dalam posisi offside ketika menerima umpan Pedro Javier.
Menit ke-66, Yongki Aribowo mendapat peluang emas untuk membuat Persisam memimpin. Berawal dari tusukan di sisi kiri pertahanan Persija, Supriyono melepaskan umpan silang mendatar ke mulut gawang Persija. Namun, tendangan Yongki masih melambung, meski sudah di depan gawang.
Kiper Agung Prasetyo benar-benar menjadi pahlawan Persisam di laga ini. Agung sukses menepis tendangan Bambang Pamungkas pada menit ke-81 menggunakan kaki kanan dan hanya menghasilkan sepak pojok. Dua menit kemudian giliran sundulan Fabiano yang mampu ditepis Agung.
Persija berusaha keras untuk mencetak gol kemenangan. Namun, tim besutan Iwan Setiawan itu gagal membobol gawang Persisam hingga laga usai.
Dengan hasil ini, Persija tetap di peringkat ketujuh klasemen sementara ISL dengan torehan 19 poin dari 12 laga. Sementara itu, Persisam naik satu peringkat ke posisi sembilan dengan 17 poin dari 13 pertandingan.
Susunan Pemain
Persija: Andritany Ardhiyasa; Ismed Sofyan, Fabiano Beltrame, Precious Emuejeraye, Leo Saputra; Johan Juansyah (Amarzukih, 38'), Hasim Kipuw (Rudi Setiawan, 63'), Robertino Pugliara, Ramdani Lestaluhu (Rahmat Affandi, 86'); Bambang Pamungkas, Pedro Javier.
Persisam: Agung Prasetyo; M Robby, Luc Owana Zoa, Supriyono, Diaz Angga (Arifiki Eka Putra, 76'); Akbar Rasid, Eka Ramdani, Fandi Mochtar; Yongky Aribowo (Srdjan Lopicic, 67'), Jerry Boima Karpeh, Christian Gonzales (Fajar Legian, 95').
Vivanews.
2/23/2012
Lini Depan Persija Terancam Tumpul
Pedro mengalami cedera saat membela Persija menghadapi Arema Indonesia, pekan lalu. Pagi tadi, pemain asal Paraguay itu bahkan harus dibawa ke rumah sakit untuk memeriksa kondisinya.
Pelatih Persija, Iwan Setiawan sangat mengkhawatirkan Pedro. Sebab, menurutnya, absennya Pedro cukup merugikan timnya saat menjamu Elang Borneo di Stadion Utama Gelora Bung Karno nanti.
"Dia absen latihan. Hari ini Pedro dibawa ke rumah sakit lantaran cederanya saat lawan Arema. Kami belum tahu bagaimana perkembangannya. Kata dokter dia cedera ligamen," kata Iwan.
Pedro merupakan salah satu striker andalan Persija saat ini. Bersama ikon Persija, Bambang Pamungkas, Pedro kerap menebar ancaman bagi barisan pertahanan lawan. Karena itu, absennya Pedro tentu menjadi kerugian yang bagi Macan Kemayoran meski masih memiliki stok striker seperti Rahmat Afandi dan Alan Marta.
"Kami akan lihat siapa yang paling siap untuk diturunkan melawan Persisam nanti. Tapi kami dari tim pelatih berharap Pedro bisa main pada saat laga kandang kami di Jakarta nanti," beber Iwan.
Persija bakal menjamu Persisam di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK) Senayan, saat kedua tim bertemu dalam lanjutan Indonesia Super League (ISL) 2011-12. Laga yang renananya disiarkan langsung ANTV tersebut diprediksi bakal berjalan alot.
Vivanews.com
2/21/2012
Kembali ke GBK, Persija Ladeni Persisam
Persija dijadwalkan bertemu Persisam Samarinda dalam lanjutan Indonesia Super League (ISL) 2011-12 pekan depan. Untuk laga tersebut, pihak panpel Persija telah melepas sebayak 35.000 lembar tiket, yang mulai dijual hari ini, Selasa 21 Februari 2012.
Media Officer Persija, Viola Kurniawati mengatakan, 35.000 tiket tersebut dilepas dengan harga variatif. Untuk kelas VVIP dijual Rp200.000, VIP Rp100.000, Kelas I Rp50.000, dan kategori Kelas II dijual Rp30.000. Untuk kelas VVIP dicetak sebanyak 200 lembar tiket, kelas VIV dicetak 2000 tiket, kategori kelas I sebanyak 4000 tiket, dan kategori kelas II dicetak 31.000 lembar.
Tiket-tiket tersebut hari ini sudah bisa didapatkan di Sekretariat Persija Jakarta yang berlokasi di Pintu VIII Sektor 15 SUGBK.
"Ini laga perdana Persija di Jakarta. Kami yakin antusiasme penonton pasti tinggi. Kami menyiapkan 35.000 lembar tiket yang sudah bisa didapatkan mulai hari ini. Sistem penjualan tiket dari jauh-jauh hari seperti ini bertujuan untuk memudahkan pembeli agar nanti tidak perlu antre, atau kena harga calo," ujar Viola.
Viola mengatakan, pihaknya memprediksi tiket-tiket tersebut bakalan ludes diserbu suporter. Pasalnya, laga Persija yang telah digelar di beberapa kota sebelumnya ternyata mampu menarik ribuan suporter setia mereka. Dengan menggelar laga di Jakarta, pihak panpel berharap seluruh pendukung Macan Kemayoran tersebut dapat membanjiri Senayan.
Vivanews.com
1/03/2012
KPSI & PSSI Berkantor di Gelora Bung Karno
Sebelumnya Anggota Komite Eksekutif PSSI, Roberto Rouw, mengatakan, KPSI akan mengambil alih kantor PSSI mulai Senin, 2 Januari 2012. Namun hal ini diklarifikasi oleh Toni.
"Siapa yang bilang begitu? Saya enggak pernah bilang seperti itu. Yang benar kami berkantor di wilayah di sekitar PSSI. Semua sudah siap," ujar Toni saat dihubungi wartawan.
KPSI sendiri rencananya mulai berkantor di Senayan hari ini. Selanjutnya, KPSI akan bekerja sesuai agenda, yakni mengambil alih peranan dan tugas PSSI sembari mempersiapkan digelarnya Kongres Luar Biasa (KLB) PSSI di Surabaya, 6 Maret nanti.
Menurut Toni, pihaknya segera menjalankan roda organisasi sesuai amanat mayoritas anggota PSSI. Seperti diketahui, sebanyak 452 dari total 583 anggota PSSI, baik dari klub maupun Pengprov sepakat untuk mencabut mandat mereka dari kepengurusan PSSI Djohar Arifin Husin, dan menyerahkannya pada KPSI.
Setelah kepengurusan saat ini demisioner, KPSI sebagai pengganti sementara kepengurusan PSSI akan mempersiapkan Kongres Tahunan PSSI pada 21 Januari mendatang di Bandung, Jawa Barat. Agenda pokok kongres tersebut adalah memilih Komite Pemilihan, serta Komite Banding Pemilihan.
Sementara itu, puluhan orang berkaos hitam sudah terlihat berjaga di kantor PSSI sejak pagi tadi. Mereka mengaku berasal dari Tanah Abang. Pada baju yang dikenakan tertulis SATGAS
"Kami dari Tanah Abang. Ini semua anak-anak dari Tanah Abang. Kami pernah jaga di sini sebelum tahun baru dan sekarang diminta jaga di sini lagi. Belum tahu sampai kapan," ujar salah seorang di antaranya saat ditemui VIVAnews.
Vivanews.com
12/25/2011
Jamu Mitra Kukar, Persija Tidak Dapat Gunakan GBK
Dengan demikian, Persija terpaksa mencari stadion alternatif untuk menjamu Mitra Kukar. Stadion Manahan Solo, stadion Surajaya Lamongan, dan stadion Gajayana Malang adalah beberapa alternatif yang dimiliki tetapi hingga saat ini belum ada kepastian di mana pertandingan tersebut akan digelar.“Proses perizinan masih kami ajukan. Kami belum tahu di mana yang akan dizinkan. Yang jelas, kami siap main di mana saja,” ujar ketua umum Persija Ferry Paulus kepada Indopos.
Masalah laga kandang memang bukan kali ini saja dialami oleh skuad Macan Kemayoran. Di kompetisi Superliga musim lalu, Persija juga kerap menjamu tim tamu di stadion Manahan Solo.
Goal.com
12/04/2011
Hindari Keributan, Persija IPL Cari Stadion Luar Jakarta
"Kami sedang mencari stadion yang berada di luar Jakarta. Karena tidak mungkin menggunakan Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK) atau Stadion Lebak Bulus. Kami tidak ingin terjadi keributan," kata Pintor Gurning, Direktur Utama PT Persija Jaya, pengelola Persija di IPL.
Untuk itu, Pintor mengungkapkan manajemennya akan segera menggelar rapat untuk menentukan di Stadion mana yang nantinya akan dipakai untuk laga kandang,
"Sejauh ini, pilihannya mengerucut pada Stadion Manahan Solo dan Stadion Wilis Madiun," sambung Pintor kepada Bola.net.
Sejauh ini, Persija baru melakoni dua laga tandang di IPL. Masing-masing menantang Persiraja Banda Aceh di Stadion Harapan Bangsa, Banda Aceh, skor 3-3 dan PSMS Medan di Stadion Teladan, Medan, skor 3-1. Alhasil, dua kemenangan tersebut membawa Persija berada di peringkat kedua klasemen sementara.
"Pekan depan, Danilo Fernando dan kawan-kawan akan kembali ke Jakarta dan berlatih di lapangan Angkasa, Halim Perdanakusuma, Jakarta," sambungnya.
Untuk jadwal pertandingan terdekat Persija, sayangnya belum bisa diketahui. Itu lantaran masih menunggu revisi jadwal dari PT Liga Prima Indonesia Sportindo (PT LPIS), penyelenggara IPL.
Bola.net
8/07/2011
Persija Jajaki Kemungkinan Sewa Jangka Panjang SUGBK
Langkah awal yang dipilih Ferry tersebut, lantaran pertimbangan Persija yang selama ini menjadi tim nomaden karena tidak memiliki stadion permanen.
"Kami tidak ingin masalah yang terjadi pada musim-musim sebelumnya, kini terulang kembali. Kami akan menjajaki untuk mempermanenkan Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK) selama tiga tahun," ucap Ferry kepada Bola.net, Sabtu (06/8).
"Kami tidak ingin Persija mengalami ketidakpastian saat ingin bertanding. Selain pemain, kami ingin membuat pendukung kami nyaman. Karena itu, kami terus menjajaki kemungkinan menggunakan SUGBK selama tiga tahun," lanjut Ferry.
Apa yang disampaikan Ferry, ternyata dibenarkan oleh Direktur Pengelolaan dan Pengembangan Usaha Gelora Bung Karno, Mahfudin Nigara.
"Persija sudah melakukan komunikasi dan kini kami tengah menjalani proses pra-kontrak soal penggunaan SUGBK," kata Nigara.
"Kami juga terus menjalin konsolidasi internal dengan The Jakmania. Kami sebagai pengurus, akan sama-sama pikirkan untuk membuat suasana yang kondusif. Ini semua untuk menjalin ketertiban dan keamanan," tandas Ferry.
Keinginan Persija untuk berkoordinasi ini tak terlepas dari gagalnya Persija bermain di Jakarta akibat faktor keamanan, untuk itu dirinya bakal lebih berupaya untuk menyelesaikan masalah tersebut.
Bola.net
6/24/2011
6/22/2011
International All-Star Tekuk Dream Team
Tim International yang diperkuat mantan kapten tim nasional Belanda, Giovanni van Bronckhorst, lebih banyak menguasai jalannya pertandingan di babak pertama.
Mantan pemain Barcelona, Arsenal dan Feyenoord Rotterdam tersebut tidak menempati posisi alaminya, yakni bek kiri, dan dimainkan pelatih Jacksen F Tiago sebagai gelandang bertahan.
Dipimpin Van Bronckhorst di lini tengah, tim International All-Star lebih banyak memberikan tekanan dan berhasil mencetak gol saat pertandingan baru berjalan lima menit melalui gol striker Emmanuel de Porras.
Gol ini sempat diprotes pemain Dream Team Indonesia karena menganggap sundulan De Porras belum melewati gawang. Namun, dalam tayangan ulang terlihat gol sudah melewati garis gawang.
Internasional All-Star berhasil menggandakan keunggulan melalui gol Alberto Goncalves pada menit ke-23. Usai menerima umpan terobosan, striker yang musim lalu memperkuat Persijap Jepara itu berhasil melewati Meiga dan membobol gawang Dream Team Indonesia.
Di babak kedua, pelatih Rahmad Darmawan mengganti hampir seluruh pemain susunan pemain Dream Team Indonesia. Sedangkan Van Bronckhorst hanya bermain di babak pertama dan pelatih Jacksen F Tiago oleh Gustavo Lopez (Persela Lamongan).
Masuknya pemain-pemain anyar membuat permainan Dream Team Indonesia lebih tajam di babak kedua. Menit ke-66, sebuah tendangan Ponaryo Astaman (Sriwijaya FC) membuat kiper Aleks harus kerja keras untuk menghentikannya.
Gawang International All-Star hampir kebobolan pada menit ke-71 setelah Fabiano Beltrame (Persela) nyaris melakukan gol bunuh diri saat mengantisipasi tendangan Ponaryo Astaman.
Sebuah usaha Matsunaga Shohei (Persib Bandung) menit ke-86 hampir memperbesar keunggulan International All-Star. Tapi, dengan sigap Ferry Rotinsulu mengantisipasi tendangan pemain asal Jepang tersebut.
Di akhir pertandingan kedua tim mengendurkan permainan. Dan keunggulan 2-0 International All-Star bertahan hingga laga usai.
Susunan Pemain
Dream Team Indonesia: Kurnia Meiga (Ferri Rotinsulu, 46'); M Roby, Charis Yulianto (Maman Abdurrahman, 46'), Ismed Sofyan (Zulkifli Syukur, 46'), Isnan Ali (M Nasuha, 46'), Ahmad Bustomi (Toni Sucipto, 46'), Bima Sakti (Ponaryo Astaman, 46'), Andik Vermansyah (Samsul Arif, 46'), Oktovianus Maniani (Kim Jefri Kurniawan, 46'), Firman Utina (Arif Suyono, 46'), Kurniawan Dwi Yulianto (Bambang Pamungkas, 46').
International All-Star: Aleks; Emmanuel de Porras (Matsunaga Shohei, 46'), Giovanni van Bronckhorst (Gustavo Lopez, 46'), Erick Bayemi, Fabiano Beltrame, Greg Nwonkolo (Javier Rocha), Abanda Herman, Otavio Dutra, Amaral (Sahril Ishaq, 55'), Beto Goncalves (Juan Cortez, 60'), Baihakki Kaizan (Luis Feitoza).
Vivanews.com
1/30/2011
RD Kaget Lihat Permainan Persijap
Menurut RD, sebutan Rahmad, taktik yang diterapkan Persijap diluar dugaannya. Berdasarkan yang ia lihat dari rekaman beberapa pertandingan tim Laskar Kalinyamat, tim besutan Suimin Diharja itu selalu menerapkan pressing ketat, baik kandang maupun tandang.
“Yang saya lihat di sini berbeda. Bang SD [Suimin] telah menerapkan taktik berbeda dari yang saya lihat dari rekaman pertandingan mereka. Saya tunggu pressing mereka, tapi tidak keluar. Pemain akhirnya terbawa arus permainan yang dikembangkan Persijap,” ungkap RD.Ditambahkan, kendati tim besutannya memetik kemenangan tiga gol tanpa balas, RD menilai permainan yang diperlihatkan Persija tidak sesuai harapan. Bahkan, RD menganggap kemenangan itu bukan diraih dengan permainan yang bagus.
“Walau menang, tapi permainan kami tidak bagus. Justru permainan kami di Papua lebih bagus dari tadi. Tapi saya memilih permainan tidak bagus, namun kami menang,” kata RD sambil tersenyum.
Goal.com
1/29/2011
Persija Tumbangkan Persijap di SUGBK
Hasil ini menambah koleksi poin Persija jadi 20 dari 11 pertandingan. Sedangkan Persijap tertahan di papan tengah dengan 14 poin.
Bertanding Stadion Utama Gelora Bung Karno Senayan, Jakarta, Persija menguasai penuh jalannya pertandingan. Sesudah menutup babak pertama dengan skor 1-0, tim Macan Kemayoran makin tak terbendung di paruh kedua.
Hasilnya membuat Persija menambah satu gol di menit 61 setelah M Nasuha mampu menyambut sepak pojok Oktavianus. M Nasuha yang tidak terjaga langsung menyarangkan bola ke kiri bawah jala Persijap.
Gol kedua ini tak lepas dari cederanya Kiper M.Yasir. Sebab, beberapa menit sebelum gol Nasuha terjadi, Yasir nampak bermasalah dengan kaki kanannya. Selepas gol itu akhirnya yasir ditarik dan diganti Kiper Danang Wihatmoko.
Danang langsung mendapat ujian pertama dengan serangan yang dibangun Tony Sucipto. Tony melepaskan tembakan keras yang membuat Danang menepisnya. Namun, bola rebound malah jatuh ke kaki Nasuha. Beruntung buat Persijap, Nasuha menendang bola terlalu keras dan melambung di atas mistar.
Tapi, tembok pertahanan Persijap akhirnya tumbang juga setelah Agu Casmir mencetak gol ketiga di menit 85. Casmir memanfaatkan umpan dari Leo Saputra dari sisi kanan pertahanan Persijap. Dengan sedikit menjatuhkan badan, bola pun sampai di kepala Casmir yang kemudian menanduknya.
Itu menjadi gol terakhir yang tercipta. Hingga peluit panjang, Persija menutup skor dengan keunggulan 3-0.
vivanews.com
This Blog is @2008-2011 MULTI ETNIS Outlet Production
jakmania-utankayu.blogspot.com
Persija ampe mati..
-----------------------------------------------------------------
