Anggota Reserse Mobil Direktorat Reserse Kriminal Umum Polda Metro
Jaya telah menangkap 7 orang tersangka pengeroyok yang menyebabkan
korban tewas saat pertandingan Persija Jakarta vs Persib Bandung, 27 Mei
lalu. Kepada polisi mereka mengaku sebagai pendukung Persija atau akrab
disapa dengan The Jakmania.
"Para pelaku ini jumlahnya tujuh
orang. Dulu katanya anggota Jakmania Korwil Ciputat, Cipete, dan Korwil
Ragunan," kata Kasubdit Reserse Mobil Direktorat Reserse Kriminal Umum
Polda Metro Jaya, AKBP Herry Heryawan dalam jumpa pers siang tadi.
Selain
yang terlibat langsung dalam pengeroyokan, satu tersangka yang
ditangkap adalah IR, pengguna Facebook yang melakukan provokasi di dunia
maya.
"IR dikenakan UU Informasi dan Transaksi Elektronik (ITE)," kata
Direktur Reserse Kriminal Umum Polda Metro Jaya, Komisaris Besar Toni
Harmanto di Jakarta. IR sendiri kepada wartawan mengaku sebagai anggota
Jakmania Korwil Cikeas.
Toni Harmanto juga mengatakan pihaknya
akan memanggil perwakilan Jakmania untuk meminta keterangan lanjutan
untuk pelaku bagi dua korban lain yang meninggal.
Dihubungi
terpisah, Sekjen Jakmania, Richard Ahmad mengaku belum mengetahui banyak
mengenai penangkapan ini. Menurutnya, pihak kepolisian belum
menghubunginya terkait penangkapan para pelaku.
"Terakhir, polisi
melayangkan surat untuk meminta data dari anggota korwil. Mengenai
penangkapan ini belum ada panggilan atau pemberitahuan kepada kami,"
kata Richard saat dihubungi VIVAbola.
Richard
menambahkan, pihaknya telah menyerahkan kasus ini kepada pihak
kepolisian. Jakmania juga siap menindak tegas para anggotanya yang
terlibat dalam pengeroyokan di GBK, Minggu lalu.
"Kami akan cek,
kalau memang mereka anggota dan sudah ada vonis yang berkekuatan hukum
maka kami akan memberikan hukuman terberat, yakni mencabut KTA (Kartu
Tanda Anggota) yang bersangkutan karena sudah bertentangan dengan AD/ART
organisasi."
Aksi kekerasan yang terjadi pada saat pertandingan
Persija vs Persib, Minggu lalu telah menewaskan tiga orang. Salah satu
korbannya adalah warga Jakarta, Lazuardi. Warga Menteng, Jakpus itu
tewas setelah menjadi korban pengeroyokan di GBK, Senayan.
Selain
Lazuardi, korban tewas lainnya adalah Dani Maulana dan Rangga Cipta
Nugraha. Keduanya merupakan pendukung Persib Bandung. Polisi telah
menangkap tujuh tersangka atas kasus ini. Dalam jumpa pers sore tadi,
polisi juga membeberkan peran mereka.
Vivanews.com
Popular Posts
-
Sepekan sebelum Liga Super Indonesia (LSI) 2009/2010 digelar, Persija Jakarta belum juga mendapatkan kepastian home ground. Pasalnya, Stadio...
-
Persija Jakarta versi Bambang Sucipto yang tampil di Indonesian Premier League (IPL) memilih menjauh dari ibukota. Pilihan tersebut ditempu...
-
Partai Uji Coba 31 / 10 / 09 PERSIJA vs PERSITA Lap. Mabes TNI Cilangkap Persija.. Kebanggan Ibu Kota !!
Showing posts with label Persib. Show all posts
Showing posts with label Persib. Show all posts
6/03/2012
5/31/2012
Persija Beri Santunan untuk Keluarga Suporter yang Tewas
Seperti yang sudah ramai diberitakan sebelumnya, sepakbola Indonesia
kembali berduka. Insiden kali ini menimpa kedua suporter dari kedua team
Persija Jakarta dan Persib Bandung saat duel klasik di SUGBK..
Tercatat tiga korban jiwa meregang nyawa dan beberapa lainya luka-luka. Dari tiga korban meninggal, dua tercatat dari suporter Persija, dan satu dari suporter Persib.
Menyikapi hal ini, pihak Persija akan berkunjung ke rumah korban untuk berbelasungkawa termasuk Walikota Jakarta Pusat, Ketua Umum PSSI versi KPIS, La Nyalla, Ketua Umum Persija Ferry Paulus, beserta jajaran manajemen, dan pemain-pemain Persija.
Ferry mengatakan, “Sebenarnya kunjungan ini sudah mau dilakukan kemarin (28/5/2012). Namun karena menyocokan jadwal agar bisa berbarengan terpaksa ditunda. Yang pasti dalam waktu dekat ini akan dilakukan pemberian santunan, serta ungkapan belasungkawa kepada korban di kedua belah pihak.”
"Semoga ini yang terakhir, dan kedepannya tidak ada lagi jatuh korban di suporter Persija khususnya, dan suporter tim Indonesia lainnya secara umum," ucap Ketua Umum Jakmania, Lariko Ranggamone.
Tribunnews.com
Tercatat tiga korban jiwa meregang nyawa dan beberapa lainya luka-luka. Dari tiga korban meninggal, dua tercatat dari suporter Persija, dan satu dari suporter Persib.
Menyikapi hal ini, pihak Persija akan berkunjung ke rumah korban untuk berbelasungkawa termasuk Walikota Jakarta Pusat, Ketua Umum PSSI versi KPIS, La Nyalla, Ketua Umum Persija Ferry Paulus, beserta jajaran manajemen, dan pemain-pemain Persija.
Ferry mengatakan, “Sebenarnya kunjungan ini sudah mau dilakukan kemarin (28/5/2012). Namun karena menyocokan jadwal agar bisa berbarengan terpaksa ditunda. Yang pasti dalam waktu dekat ini akan dilakukan pemberian santunan, serta ungkapan belasungkawa kepada korban di kedua belah pihak.”
"Semoga ini yang terakhir, dan kedepannya tidak ada lagi jatuh korban di suporter Persija khususnya, dan suporter tim Indonesia lainnya secara umum," ucap Ketua Umum Jakmania, Lariko Ranggamone.
Tribunnews.com
Ini Penjelasan Ketum Jakmania tentang Kematian 3 Suporter
Pascainsiden yang terjadi setelah pertandingan Persija vs Persib,
Minggu (27/5/2012), Larico Ranggamone, Ketua Umum The Jakmania,
memberikan pernyataannya.
“Kami sudah berusaha maksimal untuk mencegah hal yang tidak diinginkan selama dan sesudah pertandingan berlangsung. Kampanye damai dua minggu sebelum pertandingan sudah kami sosialisasikan terhadap Korwil (Koordinator Wilayah), Korlap (Koordinator Lapangan), dan semua anggota kami,“ ungkap Larico dalam sesi konfrensi pers di Kantor Persija pintu VIII SUGBK.
“Menyikapi banyak anggapan bahwa kami melakukan sweeping terhadap penonton, saya dengan tegas sudah mengingatkan seluruh suporter Persija untuk tidak melakukan hal tersebut. Namun karena keterbatasan personel korlap, The Jakmania tidak bisa mencangkup keseluruhan yang hadir di SUGBK,“ jelas Larico.
“Di dalam stadion selama 90 menit praktis tidak terjadi kerusuhan yang berarti. Hanya memang sempat terjadi insiden petasan mengenai wartawan yang bertugas di lapangan."
"Kami akan turut membantu bertanggung jawab terhadap korban insiden, termasuk untuk wartawan yang menjadi korban," pungkas Larico.
Tribunnews.com
“Kami sudah berusaha maksimal untuk mencegah hal yang tidak diinginkan selama dan sesudah pertandingan berlangsung. Kampanye damai dua minggu sebelum pertandingan sudah kami sosialisasikan terhadap Korwil (Koordinator Wilayah), Korlap (Koordinator Lapangan), dan semua anggota kami,“ ungkap Larico dalam sesi konfrensi pers di Kantor Persija pintu VIII SUGBK.
“Menyikapi banyak anggapan bahwa kami melakukan sweeping terhadap penonton, saya dengan tegas sudah mengingatkan seluruh suporter Persija untuk tidak melakukan hal tersebut. Namun karena keterbatasan personel korlap, The Jakmania tidak bisa mencangkup keseluruhan yang hadir di SUGBK,“ jelas Larico.
“Di dalam stadion selama 90 menit praktis tidak terjadi kerusuhan yang berarti. Hanya memang sempat terjadi insiden petasan mengenai wartawan yang bertugas di lapangan."
"Kami akan turut membantu bertanggung jawab terhadap korban insiden, termasuk untuk wartawan yang menjadi korban," pungkas Larico.
Tribunnews.com
Ketua Viking Ajak The Jakmania Berdamai
Duka tengah menyelimuti bobotoh, setelah salah satu anggota Viking
Persib Club (PVC), Rangga Cipta Nugraha (22), meregang nyawa pada laga
Persija Jakarta kontra Persib Bandung, di Stadion Utama Gelora Bung
Karno (SUGBK) Jakarta, Minggu (27/5/2012) lalu.
Jatuhnya korban jiwa akibat pertikaian antara kedua kubu pendukung Persib dan Persija, menambah jumlah daftar korban yang meninggal, dari buntut permusuhan tersebut.
Ketua Viking, Heru Joko, mengaku prihatin dengan kejadian tersebut. Dia pun mengucap belasungkawa sedalam-dalamnya atas musibah tersebut. Agar tak lagi jatuh korban, Heru siap mengadakan pertemuan dengan ketua The Jakmania (pendukung Persija), untuk berdamai dan menghentikan permusuhan yang seakan tak ada habisnya.
"Saya sangat kaget saat mendengar kabar ini. Saya mengucapkan belasungkawa sedalam-dalamnya, atas kejadian ini," kata Heru kepada wartawan di rumah duka, Jalan RE Edang Suanda (Pasirleutik), Selasa (29/5/2012).
Heru berharap tidak ada lagi Rangga kedua yang menjadi korban. Dia mengaku sangat setuju untuk melakukan perdamaian antara Viking dan The Jakmania. Heru pun mengaku
Sempat membicarakan soal perdamaian dengan pihak The Jak di Bandung.
Heru pun meminta semua pihak untuk membantu dan mendukung perdamian tersebut. Setelah melakukan pertemuan di Jakarta, dia berharap pertikaian tersebut dapat terhenti.
"Harus ada pertemuan dari kedua belah pihak dan semua pihak harus membantu. Bukan hanya suporter saja, tapi semua yang dapat berkaitan dengan masalah ini, termasuk PSSI," tandasnya.
Tribunnews.com
Jatuhnya korban jiwa akibat pertikaian antara kedua kubu pendukung Persib dan Persija, menambah jumlah daftar korban yang meninggal, dari buntut permusuhan tersebut.
Ketua Viking, Heru Joko, mengaku prihatin dengan kejadian tersebut. Dia pun mengucap belasungkawa sedalam-dalamnya atas musibah tersebut. Agar tak lagi jatuh korban, Heru siap mengadakan pertemuan dengan ketua The Jakmania (pendukung Persija), untuk berdamai dan menghentikan permusuhan yang seakan tak ada habisnya.
"Saya sangat kaget saat mendengar kabar ini. Saya mengucapkan belasungkawa sedalam-dalamnya, atas kejadian ini," kata Heru kepada wartawan di rumah duka, Jalan RE Edang Suanda (Pasirleutik), Selasa (29/5/2012).
Heru berharap tidak ada lagi Rangga kedua yang menjadi korban. Dia mengaku sangat setuju untuk melakukan perdamaian antara Viking dan The Jakmania. Heru pun mengaku
Sempat membicarakan soal perdamaian dengan pihak The Jak di Bandung.
Heru pun meminta semua pihak untuk membantu dan mendukung perdamian tersebut. Setelah melakukan pertemuan di Jakarta, dia berharap pertikaian tersebut dapat terhenti.
"Harus ada pertemuan dari kedua belah pihak dan semua pihak harus membantu. Bukan hanya suporter saja, tapi semua yang dapat berkaitan dengan masalah ini, termasuk PSSI," tandasnya.
Tribunnews.com
5/30/2012
Persija Beri Santunan untuk Keluarga Suporter yang Tewas
Seperti yang sudah ramai diberitakan sebelumnya, sepakbola Indonesia
kembali berduka. Insiden kali ini menimpa kedua suporter dari kedua team
Persija Jakarta dan Persib Bandung saat duel klasik di SUGBK.
Tercatat tiga korban jiwa meregang nyawa dan beberapa lainya luka-luka. Dari tiga korban meninggal, dua tercatat dari suporter Persija, dan satu dari suporter Persib.
Menyikapi hal ini, pihak Persija akan berkunjung ke rumah korban untuk berbelasungkawa termasuk Walikota Jakarta Pusat, Ketua Umum PSSI versi KPIS, La Nyalla, Ketua Umum Persija Ferry Paulus, beserta jajaran manajemen, dan pemain-pemain Persija.
Ferry mengatakan, “Sebenarnya kunjungan ini sudah mau dilakukan kemarin (28/5/2012). Namun karena menyocokan jadwal agar bisa berbarengan terpaksa ditunda. Yang pasti dalam waktu dekat ini akan dilakukan pemberian santunan, serta ungkapan belasungkawa kepada korban di kedua belah pihak.”
"Semoga ini yang terakhir, dan kedepannya tidak ada lagi jatuh korban di suporter Persija khususnya, dan suporter tim Indonesia lainnya secara umum," ucap Ketua Umum Jakmania, Lariko Ranggamone.
Tribunnews.com
Tercatat tiga korban jiwa meregang nyawa dan beberapa lainya luka-luka. Dari tiga korban meninggal, dua tercatat dari suporter Persija, dan satu dari suporter Persib.
Menyikapi hal ini, pihak Persija akan berkunjung ke rumah korban untuk berbelasungkawa termasuk Walikota Jakarta Pusat, Ketua Umum PSSI versi KPIS, La Nyalla, Ketua Umum Persija Ferry Paulus, beserta jajaran manajemen, dan pemain-pemain Persija.
Ferry mengatakan, “Sebenarnya kunjungan ini sudah mau dilakukan kemarin (28/5/2012). Namun karena menyocokan jadwal agar bisa berbarengan terpaksa ditunda. Yang pasti dalam waktu dekat ini akan dilakukan pemberian santunan, serta ungkapan belasungkawa kepada korban di kedua belah pihak.”
"Semoga ini yang terakhir, dan kedepannya tidak ada lagi jatuh korban di suporter Persija khususnya, dan suporter tim Indonesia lainnya secara umum," ucap Ketua Umum Jakmania, Lariko Ranggamone.
Tribunnews.com
3/20/2011
Bepe: Bermain Di Jalak Harupat Seperti Di Kandang Sendiri
Persija Jakarta sukses memenangi Derby d'Indonesia jilid kedua musim ini dengan mengalahkan tuan rumah Persib Bandung 3-2 di Stadion Si Jalak Harupat, Jumat (18/3) malam WIB. Pada pertandingan yang berlangsung keras tersebut, Bambang Pamungkas yang dikenal memiliki sundulan maut itu menyumbang sepasang gol ke gawang Maung yang dijaga Markus Haris Maulana.
Setelah pertandingan, striker tim nasional Indonesia itu mengaku tidak merasa terintimidasi puluhan ribu bobotoh yang memadati stadion Si Jalak Harupat, dia bahkan mengaku seperti bermain di kandang sendiri, demikian dilansir laman resmi Persib.
"Pertarungan antara Persib dan Persija selalu berada dalam tensi tinggi, kami sudah terbiasa. Ini tradisi tahunan," kata Bambang.
"Kami pantas mencuri tiga poin dari Persib. Koordinasi dan komunikasi antar lini yang terjalin baik berbuah manis."
Sikap menghormati lawan pun diperlihatkan Bambang dengan memuji para pemain Persib yang dinilainya telah beraksi dengan sikap sportifitas tinggi.
Setelah pertandingan, striker tim nasional Indonesia itu mengaku tidak merasa terintimidasi puluhan ribu bobotoh yang memadati stadion Si Jalak Harupat, dia bahkan mengaku seperti bermain di kandang sendiri, demikian dilansir laman resmi Persib.
"Pertarungan antara Persib dan Persija selalu berada dalam tensi tinggi, kami sudah terbiasa. Ini tradisi tahunan," kata Bambang.
"Kami pantas mencuri tiga poin dari Persib. Koordinasi dan komunikasi antar lini yang terjalin baik berbuah manis."
Sikap menghormati lawan pun diperlihatkan Bambang dengan memuji para pemain Persib yang dinilainya telah beraksi dengan sikap sportifitas tinggi.
Inilah Strategi Persija Kalahkan Persib
Persija Jakarta akhirnya mampu membawa pulang tiga poin saat bertandang ke markas Persib Bandung dalam lanjutan Liga Super Indonesia (ISL), di Si Jalak Harupat, Soreang, Bandung, Jumat, 18 Maret 2011. Tim Macan Kemayoran menang dengan skor 3-2.
"Persib lawan Persija, situasinya selalu seperti ini, penuh dengan tekanan," kata striker Persija, Bambang Pamungkas.
Menurut Bambang, tidak mudah untuk mengalahkan tuan rumah Persib. Dengan banyaknya dukungan dari Bobotoh, Persija butuh kerja keras untuk menaklukkan Maung Bandung.
"Saya pribadi sudah 10 musim bermain dalam kondisi ini. Hanya sekali merasakan kekalahan dari Persib (Liga Indonesia musim 2007)," ujar kapten Persija ini.
Andalkan pemain berpengalaman
Sementara itu, pelatih Persija, Rahmad Darmawan, menegaskan ia paham betul situasi saat menghadapi laga penuh gengsi tersebut. Karena itu, ia telah menurunkan pemain berpengalaman untuk memetik kemenangan.
"Saya sendiri belajar dari beberapa pemain yang cukup berpengalaman menghadapi situasi ini. Selebihnya saya hanya memberikan masukan dan melaksanakannya dengan baik," jelas Rahmad.
Rahmad mengungkapkan, menghadapi Persib ia telah mengintruksikan untuk lebih fokus pada penguasaan permainan di lini tengah sebagai system of play. Menurut Rahmad, intruksinya itu telah dijalankan dengan baik oleh para pemain.
"Kami mampu meredam permainan di lini tengah Persib. Setiap pemain mampu saling mengisi. Terutama para pemain yang hari ini saya fungsikan sebagai penyerang,” jelas Rahmad.
“Rotasi di lini depan berjalan dengan baik, selalu ada striker yang menjalankan fungsi sebagai pemain tengah dan itu berjalan selama 90 menit. Bambang, Greg dan Oliver Makor dibantu M. Ilham, selalu bergantian untuk menjaga skema 4-2-3-1 berjalan baik sepanjang pertandingan,” tambahnya.
Vivanews
"Persib lawan Persija, situasinya selalu seperti ini, penuh dengan tekanan," kata striker Persija, Bambang Pamungkas.
Menurut Bambang, tidak mudah untuk mengalahkan tuan rumah Persib. Dengan banyaknya dukungan dari Bobotoh, Persija butuh kerja keras untuk menaklukkan Maung Bandung.
"Saya pribadi sudah 10 musim bermain dalam kondisi ini. Hanya sekali merasakan kekalahan dari Persib (Liga Indonesia musim 2007)," ujar kapten Persija ini.
Andalkan pemain berpengalaman
Sementara itu, pelatih Persija, Rahmad Darmawan, menegaskan ia paham betul situasi saat menghadapi laga penuh gengsi tersebut. Karena itu, ia telah menurunkan pemain berpengalaman untuk memetik kemenangan.
"Saya sendiri belajar dari beberapa pemain yang cukup berpengalaman menghadapi situasi ini. Selebihnya saya hanya memberikan masukan dan melaksanakannya dengan baik," jelas Rahmad.
Rahmad mengungkapkan, menghadapi Persib ia telah mengintruksikan untuk lebih fokus pada penguasaan permainan di lini tengah sebagai system of play. Menurut Rahmad, intruksinya itu telah dijalankan dengan baik oleh para pemain.
"Kami mampu meredam permainan di lini tengah Persib. Setiap pemain mampu saling mengisi. Terutama para pemain yang hari ini saya fungsikan sebagai penyerang,” jelas Rahmad.
“Rotasi di lini depan berjalan dengan baik, selalu ada striker yang menjalankan fungsi sebagai pemain tengah dan itu berjalan selama 90 menit. Bambang, Greg dan Oliver Makor dibantu M. Ilham, selalu bergantian untuk menjaga skema 4-2-3-1 berjalan baik sepanjang pertandingan,” tambahnya.
Vivanews
Tekuk Persib, Persija Gusur Semen Padang
Persija Jakarta sukses memetik poin penuh saat bertandang ke markas Persib Bandung, dalam lanjutan Liga Super Indonesia (ISL), Jumat 18 Maret 2011. Dalam duel ini, Persija unggul 3-2 atas Maung Bandung.
Bertanding di Stadion Si Jalak Harupat, soreang, Bandung, Persija sudah unggul lewat gol Bambang Pamungkas pada menit ke-16. Oliver Makor meggandakan keunggulan Persija menjadi 2-0 pada menit ke-20.
Di babak kedua, Persib yang mendapat dukungan dari puluhan ribu Bobotoh-pendukung Persib-berusaha menekan pertahanan Persija. Maung Bandung bahkan mulai mendominasi jalannya pertandingan.
Pada menit 49, tekanan Persib pun membuahkan hasil. Pemain asing Maung Bandung, Miljan Radovic berhasil melakukan penetrasi ke kotak penalti lawan sebelum akhirnya diganjal oleh bek Persija Syamsul Chaerudin.
Wasit Shokri Nor langsung menunjuk titik putih yang berhasil diselesaikan dengan baik oleh Matsunaga Shohei. Skor pun berubah menjadi 3-1 masih untuk keunggulan tim tamu Persija.
Gol Matsunaga membuat semangat pemain-pemain Persib meningkat. Pasukan Daniel Roekito bahkan lebih berani tampil terbuka dalam menekan barisan pertahanan Macan Kemayoran yang mulai menurunkan tempo permainan.
Alih-alih berhasil menyamakan kedudukan, Persib justru kembali kebobolan pada menit ke-68. Striker Bambang Pamungkas berhasil mencetak gol keduanya dalam laga ini sekaligus membawa Persija unggul 3-1.
Sebelum laga berakhir, Persib sempat melesakkan satu gol lagi ke gawang Persija. Gol terakhir Maung Bandung dicetak oleh Abanda Herman memanfaatkan kecerobohan kiper Persija, Hendro Kartiko.
Hingga pluit panjang dibunyikan, Persija tetap unggul 3-2 atas Persib. Ini merupakan kemenangan kedua Persija atas Persib pada musim ini. Di putaran pertama, Persija juga unggul 3-0 saat menjamu Maung Bandung.
Tambahan tiga poin membuat Persija berhasil menggusur Semen Padang dari peringkat kedua klasemen sementara dengan koleksi 32 poin dari 16 laga. Sedangkan Persib tetap di urutan ke-11 dengan koleksi 19 poin.
Susunan Pemain
Persib Bandung
Markus Horison (g); Isnan Ali, Maman Abdurahman, Abanda Herman, M Agung Pribadi, Atep-KK, Hariono, Miljan Radovic, Siswanto/Rahmat Afandi, Christian Gonzales, Matsunaga Shohei
Persija Jakarta
Hendro Kartiko (g); Leo Saputra, Precious Emuejeraye, Ambrizal-KK, Ismed Sofyan/Ismed Sofyan, Tony Sucipto, Syamsul Chaerudin, Oliver Makor-KK, M Ilham/Agus Indra, Greg Nwokolo, Bambang Pamungkas
• VIVAnews
Bertanding di Stadion Si Jalak Harupat, soreang, Bandung, Persija sudah unggul lewat gol Bambang Pamungkas pada menit ke-16. Oliver Makor meggandakan keunggulan Persija menjadi 2-0 pada menit ke-20.
Di babak kedua, Persib yang mendapat dukungan dari puluhan ribu Bobotoh-pendukung Persib-berusaha menekan pertahanan Persija. Maung Bandung bahkan mulai mendominasi jalannya pertandingan.
Pada menit 49, tekanan Persib pun membuahkan hasil. Pemain asing Maung Bandung, Miljan Radovic berhasil melakukan penetrasi ke kotak penalti lawan sebelum akhirnya diganjal oleh bek Persija Syamsul Chaerudin.
Wasit Shokri Nor langsung menunjuk titik putih yang berhasil diselesaikan dengan baik oleh Matsunaga Shohei. Skor pun berubah menjadi 3-1 masih untuk keunggulan tim tamu Persija.
Gol Matsunaga membuat semangat pemain-pemain Persib meningkat. Pasukan Daniel Roekito bahkan lebih berani tampil terbuka dalam menekan barisan pertahanan Macan Kemayoran yang mulai menurunkan tempo permainan.
Alih-alih berhasil menyamakan kedudukan, Persib justru kembali kebobolan pada menit ke-68. Striker Bambang Pamungkas berhasil mencetak gol keduanya dalam laga ini sekaligus membawa Persija unggul 3-1.
Sebelum laga berakhir, Persib sempat melesakkan satu gol lagi ke gawang Persija. Gol terakhir Maung Bandung dicetak oleh Abanda Herman memanfaatkan kecerobohan kiper Persija, Hendro Kartiko.
Hingga pluit panjang dibunyikan, Persija tetap unggul 3-2 atas Persib. Ini merupakan kemenangan kedua Persija atas Persib pada musim ini. Di putaran pertama, Persija juga unggul 3-0 saat menjamu Maung Bandung.
Tambahan tiga poin membuat Persija berhasil menggusur Semen Padang dari peringkat kedua klasemen sementara dengan koleksi 32 poin dari 16 laga. Sedangkan Persib tetap di urutan ke-11 dengan koleksi 19 poin.
Susunan Pemain
Persib Bandung
Markus Horison (g); Isnan Ali, Maman Abdurahman, Abanda Herman, M Agung Pribadi, Atep-KK, Hariono, Miljan Radovic, Siswanto/Rahmat Afandi, Christian Gonzales, Matsunaga Shohei
Persija Jakarta
Hendro Kartiko (g); Leo Saputra, Precious Emuejeraye, Ambrizal-KK, Ismed Sofyan/Ismed Sofyan, Tony Sucipto, Syamsul Chaerudin, Oliver Makor-KK, M Ilham/Agus Indra, Greg Nwokolo, Bambang Pamungkas
• VIVAnews
3/17/2011
Rahmad Waspada Kebangkitan Maung Bandung
Pertemuan Maung Bandung, julukan Persib menghadapi Persija Jakarta merupakan laga yang merepresentasikan dua tim besar. Kondisi kedua tim saat ini sedang menanjak berkat kemenangan demi kemenangan yang diraih pada putaran II Liga Super Indonesia (LSI).
Perjalanan Persib dalam dua laga terakhirnya sangat berkesan. Setelah menutup lembaran paruh musim di papan bawah, kini Cristian Gonzales cs sudah mampu memperbaiki posisi dengan mengumpulkan empat poin dari dua laga tandang. Semen Padang ditahan imbang 1-1, sedangkan Pelita Jaya Karawang dibekap 1-2 oleh pasukan Daniel Roekito (DR) ini.
Menghadapi Persija di Stadion Si Jalak Harupat, Soreang, Jumat (18/3/2011), Persib ingin kembali meneruskan tren positif. Apalagi kemenangan akan melengkapi klub yang berulang tahun pada 14 Maret lalu.
Pelatih Macan Kemayoran, julukan Persija, Rahmad Darmawan (RD) memuji hasil yang diraih Persib dalam laga away tersebut. “Dari data dan grafik permainan Persib mengalami peningkatan. Ini sangat berbeda pada putaran pertama. Persib banyak kebobolan saat itu,” kata Rahmad, Kamis (17/3/2011).
Rahmad memahami, kekuatan Persib saat ini tidak lepas dari peran tiga pemain anyar yakni Matsunaga Shohei, Abanda Herman serta Miljan Radovic. Menurutnya, tiga pemain ini merupakan pembelian sukses Persib dalam musim ini. “Bagi saya ada tantangan untuk menghadapi Persib,” aku pelatih yang pernah menangani Sriwijaya FC ini.
Maung Bandung akan menghadapi kubu Macan Kemayoran yang baru menghempaskan Persiba Balikpapan dengan skor telak 5-1. Hasil tersebut membuat Persija merangsek di urutan tiga klasemen sementara.
RD menginstruksikan agar Bambang Pamungkas cs dapat bermain maksimal sesuai dengan taktik dan strategi yang dipilihnya menghadapi Maung Bandung. Dia juga berharap bobotoh tidak merusak pertandingan yang bakal berlangsung menarik.
“Penonton seharusnya berorientasi untuk melihat tontonan sepakbola. Semoga dengan pertandingan yang menarik membuat penonton terhibur,” tandasnya.
Bolaindo.com
Perjalanan Persib dalam dua laga terakhirnya sangat berkesan. Setelah menutup lembaran paruh musim di papan bawah, kini Cristian Gonzales cs sudah mampu memperbaiki posisi dengan mengumpulkan empat poin dari dua laga tandang. Semen Padang ditahan imbang 1-1, sedangkan Pelita Jaya Karawang dibekap 1-2 oleh pasukan Daniel Roekito (DR) ini.
Menghadapi Persija di Stadion Si Jalak Harupat, Soreang, Jumat (18/3/2011), Persib ingin kembali meneruskan tren positif. Apalagi kemenangan akan melengkapi klub yang berulang tahun pada 14 Maret lalu.
Pelatih Macan Kemayoran, julukan Persija, Rahmad Darmawan (RD) memuji hasil yang diraih Persib dalam laga away tersebut. “Dari data dan grafik permainan Persib mengalami peningkatan. Ini sangat berbeda pada putaran pertama. Persib banyak kebobolan saat itu,” kata Rahmad, Kamis (17/3/2011).
Rahmad memahami, kekuatan Persib saat ini tidak lepas dari peran tiga pemain anyar yakni Matsunaga Shohei, Abanda Herman serta Miljan Radovic. Menurutnya, tiga pemain ini merupakan pembelian sukses Persib dalam musim ini. “Bagi saya ada tantangan untuk menghadapi Persib,” aku pelatih yang pernah menangani Sriwijaya FC ini.
Maung Bandung akan menghadapi kubu Macan Kemayoran yang baru menghempaskan Persiba Balikpapan dengan skor telak 5-1. Hasil tersebut membuat Persija merangsek di urutan tiga klasemen sementara.
RD menginstruksikan agar Bambang Pamungkas cs dapat bermain maksimal sesuai dengan taktik dan strategi yang dipilihnya menghadapi Maung Bandung. Dia juga berharap bobotoh tidak merusak pertandingan yang bakal berlangsung menarik.
“Penonton seharusnya berorientasi untuk melihat tontonan sepakbola. Semoga dengan pertandingan yang menarik membuat penonton terhibur,” tandasnya.
Bolaindo.com
3/16/2011
Terlecut Faktor Pemain ke-12
Pertandingan ke-16 Indonesia Super League (ISL) 2010/2011 bagi tim Persija Jakarta dipastikan akan berbeda dari laga sebelumnya. Laga yang akan dilaksanakan Jumat (18/3), nanti Tim Macan Kemayoran akan dijamu Persib Bandung di Stadion Jalak Harupat, Bandung, Jawa Barat.
Mengapa laga ini berbeda dengan laga lainnya? Pecinta Persija pasti tahu jawabannya. Ya, itu karena Persija akan bertemu dengan musuh bebuyutan. Bukannya mengamini arti sebuah permusahan suporter, namun sudah bukan rahasia lagi kalau kedua suporter dua tim perserikatan The Jakmania (suporter Persija) dan Viking Persib Club (suporter Persib) itu sampai detik ini tidak memiliki hubungan yang harmonis.
Makanya bukan hal yang aneh, jika pemain Persija datang ke stadion kerap menggunakan tank atau kendaraan rantis kepolisian. Faktor pemain ke-12 itulah yang membuat laga yang akan dihelat itu sangat terasa panas.
“Saya memprediksi, kondisi di lapangan nanti akan berbeda karena kami main dengan dibayangi tuntutan suporter yang tidak ingin dipermalukan. Itu yang membuat motivasi kami akan lebih berbeda dari pertandingan-pertandingan lain,” jelas Rahmad Darmawan pelatih Persija kepada Indopos kemarin.
Perseteruan dua suporter yang berdekatan itu memang sudah terjadi sejak tahun 2003. Kendati ada niat baik perdamaian dari kedua petinggi suporter, namun hal itu tidak terealisasi di barisan bawah atau grassroot kerap bergesekan. Ketua Umum The Jakmania Lariko Ranggamone sudah terus berusaha mengadakan pertemuan dengan para petinggi Viking.
“Niat perdamaian sudah kami buka, namun sampai saat ini belum juga terjadi di lapisan bawah kami. Pameo di barisan suporter kami memang saat ini boleh kalah dari yang lain, asal jangan kalah dari Persib,” kata Lariko.
Sementara itu, Persib juga dibalut motivasi lain. Selain tuntutan suporter, kemenangan melawan Persija akan menjadi kado ulang tahun ke-78 yang jatuh Senin, 14 Maret 2011. Kendati Persib sukses mengalahkan Pelita Jaya dipertandingan sebelumnya, Manajer Persib Umuh Muchtar mengatakan pihaknya masih membutuhkan kado istimewa yang lebih ciamik.
“Kami ingin kado yang lebih istimewa. Kemenangan lawan Persija menjadi kado yang lebih berharga dari kemenangan lawan Pelita,” ujar Umuh.
Sebagai sebuah tim, selama ini alur cerita Maung Bandung dinikmati oleh bobotoh. Memori kemenangan Persib di final Liga Indonesia 1994/1995, sampai sekarang masih menjadi kenangan yang diharapkan bisa kembali terulang.
“Saya turut bahagia. Apalagi suasananya Persib baru saja memperoleh kemenangan dari Pelita Jaya. Akan lebih lengkap rasanya jika nanti bisa meraih hasil serupa saat menghadapi Persija Jakarta,” kata Pelatih Persib Daniel Roekito.
Manajer Persib, Umuh Muchtar menyatakan, setelah mendapatkan kado kemenangan atas Pelita 2-1 akhir pekan lalu. Ia berharap para pemain bisa memberikan kado kemenangan kedua yang menurutnya bakal terasa lebih spesial.
Bolaindo.com
Mengapa laga ini berbeda dengan laga lainnya? Pecinta Persija pasti tahu jawabannya. Ya, itu karena Persija akan bertemu dengan musuh bebuyutan. Bukannya mengamini arti sebuah permusahan suporter, namun sudah bukan rahasia lagi kalau kedua suporter dua tim perserikatan The Jakmania (suporter Persija) dan Viking Persib Club (suporter Persib) itu sampai detik ini tidak memiliki hubungan yang harmonis.
Makanya bukan hal yang aneh, jika pemain Persija datang ke stadion kerap menggunakan tank atau kendaraan rantis kepolisian. Faktor pemain ke-12 itulah yang membuat laga yang akan dihelat itu sangat terasa panas.
“Saya memprediksi, kondisi di lapangan nanti akan berbeda karena kami main dengan dibayangi tuntutan suporter yang tidak ingin dipermalukan. Itu yang membuat motivasi kami akan lebih berbeda dari pertandingan-pertandingan lain,” jelas Rahmad Darmawan pelatih Persija kepada Indopos kemarin.
Perseteruan dua suporter yang berdekatan itu memang sudah terjadi sejak tahun 2003. Kendati ada niat baik perdamaian dari kedua petinggi suporter, namun hal itu tidak terealisasi di barisan bawah atau grassroot kerap bergesekan. Ketua Umum The Jakmania Lariko Ranggamone sudah terus berusaha mengadakan pertemuan dengan para petinggi Viking.
“Niat perdamaian sudah kami buka, namun sampai saat ini belum juga terjadi di lapisan bawah kami. Pameo di barisan suporter kami memang saat ini boleh kalah dari yang lain, asal jangan kalah dari Persib,” kata Lariko.
Sementara itu, Persib juga dibalut motivasi lain. Selain tuntutan suporter, kemenangan melawan Persija akan menjadi kado ulang tahun ke-78 yang jatuh Senin, 14 Maret 2011. Kendati Persib sukses mengalahkan Pelita Jaya dipertandingan sebelumnya, Manajer Persib Umuh Muchtar mengatakan pihaknya masih membutuhkan kado istimewa yang lebih ciamik.
“Kami ingin kado yang lebih istimewa. Kemenangan lawan Persija menjadi kado yang lebih berharga dari kemenangan lawan Pelita,” ujar Umuh.
Sebagai sebuah tim, selama ini alur cerita Maung Bandung dinikmati oleh bobotoh. Memori kemenangan Persib di final Liga Indonesia 1994/1995, sampai sekarang masih menjadi kenangan yang diharapkan bisa kembali terulang.
“Saya turut bahagia. Apalagi suasananya Persib baru saja memperoleh kemenangan dari Pelita Jaya. Akan lebih lengkap rasanya jika nanti bisa meraih hasil serupa saat menghadapi Persija Jakarta,” kata Pelatih Persib Daniel Roekito.
Manajer Persib, Umuh Muchtar menyatakan, setelah mendapatkan kado kemenangan atas Pelita 2-1 akhir pekan lalu. Ia berharap para pemain bisa memberikan kado kemenangan kedua yang menurutnya bakal terasa lebih spesial.
Bolaindo.com
Subscribe to:
Posts (Atom)
-----------------------------------------------------------------
This Blog is @2008-2011 MULTI ETNIS Outlet Production
jakmania-utankayu.blogspot.com
Persija ampe mati..
-----------------------------------------------------------------
This Blog is @2008-2011 MULTI ETNIS Outlet Production
jakmania-utankayu.blogspot.com
Persija ampe mati..
-----------------------------------------------------------------