Popular Posts

Showing posts with label Nurdin Halid. Show all posts
Showing posts with label Nurdin Halid. Show all posts

2/23/2011

5 SIKAP THE JAKMANIA !!

1. Kami The Jakmania menyatakan tidak mengakui Nurdin Halid sebagai Ketua Umum PSSI dan kami nyatakan demisioner

2. Kami The Jakmania menyatakan keputusan Komisi Pemilihan Ketua Umum PSSI yang menjegal calon lain adalah pengkhianatan moralitas dan hukum

3. Kami The Jakmania menyatakan menolak Nurdin Halid sebagai calonm ketua Umum PSSI Periode 2011-2015

4. Kami The Jakmania menyatakan untuk memindahkan lokasi kongres di Jakarta agar dapat diakses masyarakat luas

5. Kami The Jakmania menyatakan agara Pemerintah dapat mengambil langkah-langkah tegas kepada PSSI.

2/06/2011

3 Calon Ketua Umum PSSI Mulai Diverifikasi

Sekretaris Jenderal Persatuan Sepakbola Seluruh Indonesia Nugraha Besoes menyerahkan nama-nama bakal calon Ketua Umum PSSI yang akan bertarung pada Kongres PSSI di Bintan, 19 Maret 2011 nanti.

Penyerahan dilakukan di kantor PSSI, Senayan, Jakarta, Minggu, 6 Februari 2011. Acara penyerahan dihadiri seluruh anggota tim verifikasi yang diketuai Muhammad Zein.

Ada tiga nama calon yang telah diserahkan ke tim verifikasi sore ini. Nama calon yang lolos dari verifikasi akan diumumkan dua pekan sebelum Kongres PSSI. Mereka diusulkan oleh 93 dari 100 anggota pemilik hak suara pada Kongres empat tahunan PSSI nanti. Meski demikian, jumlah suara yang masuk justru 95. Menurut Nugraha, selisih ini disebabkan adanya anggota yang mengusulkan dua nama ganda.

"Pemilik suara ada 100, namun yang mengembalikan hanya 93 berkas. Namun setelah dihitung, jumlah suara yang masuk 95," kata Nugraha.

"Ini berarti ada selisih dua suara. Hal ini dianggap menyalahi aturan karena mencalonkan nama ganda," lanjut Nugraha.

Ketiga nama bakal calon ketua umum yang diserahkan kepada tim verifikasi yakni Nurdin Halid, George Toisutta dan Nirwan Dermawan Bakrie. Menurut Nugraha, Nurdin mendapat dukungan dari 81 suara. Sedangkan Toisutta dan Nirwan Bakrie, masing-masing didukung oleh 12 dan 2 suara.

Sementara itu, untuk posisi wakil ketua umum, posisi teratas justru dihuni oleh Nirwan Bakrie. Untuk posisi wakil ketua, Nirwan didukung 80 suara.

Calon lainnya, Arifin Panigoro didukung oleh 7 suara. Sedangkan 4 lainnya, yakni Nurdin Halid, Bob Hippy, Sukawi Sutarip, dan Ibnu Munzir didukung oleh satu suara.

Vivanews.com

2/04/2011

Tiga Kandidat di Bursa Ketua Umum PSSI

Pendaftaran calon Ketua Umum PSSI periode 2011-2015 akan ditutup pada Sabtu tengah malam besok, 5 Februari 2010. PSSI belum bersedia mengumumkan siap saja kandidat yang akan bertarung pada Kongres Luar Biasa nanti yang akan digelar di Bintan, 19 Maret 2011. Sekretaris Jenderal PSSI Nugraha Besoes menyatakan baru akan mengumumkannya setelah tenggat waktu pendaftaran ditutup.

Dari nama calon yang beredar, adalah Kepala Staf TNI Angkatan Darat Jenderal George Toisutta yang paling ramai dibicarakan. Hingga Kamis kemarin, baru Jenderal George yang berani mendeklarasikan pencalonannya sebagai orang nomor satu di perhimpunan sepak bola nasional ini.

Deklarasi pencalonan Toisutta digelar di Markas Besar Angkatan Darat, Jalan Merdeka Barat, Jakarta Pusat, Rabu, 2 Februari 2011. Hanya berselang beberapa jam setelah deklarasi, nama George secara resmi diajukan ke PSSI.

Panglima TNI Laksamana TNI Agus Suhartono mendukung langkah Toisutta ini. Selain itu, Toisutta juga mendapat dukungan dari Umuh Mochtar, manajer salah satu klub terbesar di Indonesia, Persib Bandung.

Saat deklarasi, Toisutta mengaku maju karena dorongan beberapa anggota PSSI. "Sebagai prajurit saya harus siap maju dalam medan tempur apa pun, dan saya juga tak takut kalah," ujarnya usai deklarasi.

Selain George, nama Arifin Panigoro juga sempat mencuat. Pengusaha dan politisi ini sempat disebut-sebut akan menjadi salah satu kandidat kuat.

Arifin adalah pemilik Grup Medco. Salah satu anak perusahaannya, PT Medco E&P Brantas, adalah pemilik 32 persen saham PT Lapindo Brantas. Setelah lumpur menyembur, Medco lalu menjual sahamnya di Lapindo. Arifin juga mantan politisi PDI Perjuangan yang lalu mendirikan Partai Demokrasi Pembaruan (PDP). Dia adalah pendiri Liga Primer Indonesia (LPI) yang hingga kini tak diakui keberadaannya oleh PSSI--dan karena itu, belum diakui oleh asosiasi sepakbola internasional seperti AFC dan FIFa.

Niat Arifin ingin duduk di kursi nomor satu PSSI terungkap setelah ia menyatakan kesiapannya untuk maju pada 26 Januari lalu. Namun, belakangan ia berubah sikap. Kepada beberapa media, Rabu kemarin, dia berbalik mendukung Toisutta.

Politisi lainnya yang digadang-gadang maju dalam bursa pencalonan adalah Jhonny Allen Marbun. Wakil Ketua Umum Partai Demokrat itu bahkan dikabarkan mendapat dukungan penuh dari partainya. Meski demikian, pencalonan Jhonny Allen Marbun tak berjalan mulus. Pasalnya, beberapa petinggi Partai Demokrat terkesan lepas tangan terhadap pencalonan mantan anggota komisi VI DPR itu. Ketua Umum partai itu, Anas Urbaningrum, mengatakan pencalonan Jhonny tidak berkait dengan partainya. Sedangkan Menteri Negara Pemuda dan Olah Raga Andi Mallarangeng, yang juga kolega Jhonny di Partai Demokrat, memilih mendukung Toisutta.

Kandidat lain yang akan meramaikan bursa pemilihan adalah Ketua Umum PSSI saat ini, Nurdin Halid. Meski sudah dua periode menjabat, sejak 2003 lalu, statuta PSSI memungkinkan Nurdin maju untuk ketiga kalinya.

Nurdin dalam berbagai kesempatan enggan menanggapi soal kabar dia akan kembali maju. Namun, sudah menjadi rahasia umum, bahwa kader partai Golkar tersebut akan bertarung lagi di kongres nanti.

Tantangan berat ada di hadapan pria kelahiran Watapone, Sulawesi Selatan, 17 November 1958 ini--khususnya untuk mendapatkan dukungan publik yang selama ini keras mengritiknya. Minimnya prestasi Timnas selama kepengurusan dia, membuat masyarakat mendambakan adanya perubahan di tubuh PSSI.

Di kongres nanti, para pengurus daerah dan klub-klub anggota PSSI akan menentukan siapa yang akan menakhodai PSSI periode mendatang.

vivanews.com

1/27/2011

PSSI Bentuk Tim Verifikasi Calon Ketua Baru

Tim verifikasi calon ketua umum baru PSSI telah dibentuk. Pemilihan akan digelar dalam kongres di Bintan, 19 Maret 2011 mendatang.

Sekjen PSSI, Nugraha Besoes, mengatakan tim verfikasi yang dibentuk berjumlah tujuh orang dan akan menjaring para calon yang akan maju pada pemilihan.

"Seluruh anggota tim verifikasi menyandang gelar Sarjana Hukum. Mereka akan menentukan batas waktu pencalonan," kata Nugraha dalam jumpa pers di kantor PSSI, kemarin malam.

Anggota tim verifikasi terdiri dari, M Zein, Hinca Panjaitan, Benhard Limbong, Gusti Randa, Trimedia Panjaitan, Syaifuddin, dan Arteria Dahlan.

Tidak hanya itu, PSSI kata Nugraha Besoes, juga telah membentuk panitia Kongres. Kepanitiaan dibagi dua, yakni panitia pusat dan daerah.

"Persiapan kongres kami lakukan sesuai dengan statuta ( pedoman dasar penyelenggaraan kegiatan) yang berlaku," kata Nugraha.

Nugraha menambahkan, ketua penyelenggara pusat akan dipegang oleh Ibnu Munzir. Sedangkan panitia pelaksana daerah bakal dipimpin oleh Ketua Pengurus provinsi Riau, Indra Muchlis.

Ketua Umum PSSI, Nurdin Halid, belum bersedia menjawab saat ditanya apakah akan kembali mencalonkan pada kongres nanti. "Acara jumpa pers ini bukan tempatnya untuk membahas hal itu,"kata Nurdin singkat.

bolaindo.

1/24/2011

Anggaran PSSI Naik

Anggaran untuk PSSI melaksanakan kegiatan mereka tahun ini mengalami kenaikan. Peningkatan dana itu mencapai 33,3%. PSSI pun membutuhkan anggaran Rp90 miliar untuk menyelesaikan semua agenda pada 2011.

PSSI membutuhkan anggaran lebih besar untuk menyelesaikan program tim nasional (timnas) dan kompetisi. Tahun ini PSSI juga harus melakukan proses suksesi kepengurusan setelah masa kerja pengurus sekarang sudah habis.

Hasil Kongres Tahunan PSSI di Bali yang berakhir kemarin memutuskan proses pemilihan ketua umum baru akan digelar pada 19 Maret. Agenda ini akan dilaksanakan di Pulau Bintan, Kepulauan Riau. Agenda tersebut dipercepat lantaran status kekuasaan Ketua Umum PSSI Nurdin Halid akan berakhir pada April. Bahkan, Nurdin juga disebutkan sudah mulai menggalang suara dukungan anggota.

Selain status organisasi, PSSI juga harus mengikuti tiga agenda. Timnas senior dan U- 23 harus bertarung di Pra-Olimpiade 2012, Pra-Piala Dunia 2014, dan SEA Games (SEAG) 2011. Selain itu, anggaran besar juga dibutuhkan untuk memutar kompetisi, mulai dari Indonesia Super League (ISL), Divisi Utama 2010/2011, hingga level di bawahnya. Kompetisi untuk level kelompok usia juga digelar.

Bendahara PSSI Akhsanul Qosasih mengungkapkan, PSSI membutuhkan anggaran Rp90 miliar untuk menyelesaikan semua agenda tahun ini.

”Tahun ini terjadi kenaikan anggaran. Total dana yang dibutuhkan Rp90 miliar,” tutur Akhsanul. ”Dana itu untuk membiayai program dan organisasi PSSI. Penyelenggaraan organisasi seperti kongres dan lainnya membutuhkan dana Rp 12 miliar,” lanjut pria yang juga politisi dari Partai Demokrat itu.

Anggaran PSSI tersebut memang naik 33,3% atau Rp30 miliar dari tahun sebelumnya. PSSI mengalokasikan anggaran untuk timnas sebesar Rp25 miliar. Sebab, PSSI harus menghidupi sembilan timnas.

Skuad Merah Putih yang butuh pembiayaan mulai dari level senior, U-23, U-21, U-19, hingga U-14. PSSI juga harus memberikan dana untuk timnas futsal dan wanita. Namun pembiayaan tersebut tahun ini dapat bantuan. Pada 2011, timnas akan mendapatkan subsidi APBN senilai Rp50 miliar. Total APBN tersebut untuk membiayai training camp (TC) dan uji coba timnas untuk event Pra-Olimpiade, Pra-Piala Dunia, dan SEAG. Agenda persiapan timnas U-23 untuk Pra-Olimpiade akan dimulai hari ini dengan jumlah amunisi 25 pemain.

”Tahun lalu kami menghabiskan anggaran Rp50 miliar sampai Rp60 miliar. Anggaran kami tahun ini naik karena faktor tuan rumah SEAG. Alokasi dana timnas hanya Rp25 miliar karena kami mendapatkan subsidi APBN. Yang jelas, pembiayaan organisasi diambilkan dari dana internal PSSI,” tutur Akhsanul.

Untuk memutar dua kompetisi, ISL dan Divisi Utama, PSSI menyediakan anggaran Rp30 miliar sampai Rp35 miliar. Sebelumnya sponsor utama ISL 2010/2011, yakni PT Djarum sudah menginvestasikan anggaran Rp40 miliar. Subsidi tersebut naik Rp2,5 miliar dari musim sebelumnya. Divisi Utama juga mendapatkan suntikan anggaran Rp7 miliar. Akhsanul menambahkan, beban kompetisi profesional ditopang sponsorship.

PSSI menekan anggaran untuk kompetisi amatir lantaran dana kompetisi dibebankan kepada klub. Mereka hanya menyiapkan perangkat pertandingan seperti wasit.

”Dana kompetisi terbesar dikeluarkan hanya untuk kompetisi profesional. Untuk pembiayaan liga amatir, seperti Divisi III, II, dan I dibebankan kepada klub. Saat ini PSSI hanya menyediakan perangkat pertandingannya. Semua beban pembiayaan sudah disusun sesuai kebutuhan,” lanjutnya.

Sementara itu, Nurdin mengatakan proyeksi pembiayaan PSSI tahun ini sudah mendapatkan persetujuan anggota pemilik suara. Sikap absolut juga diklaim diperlihatkan saat PSSI menyampaikan laporan pertanggungjawaban keuangan tahun sebelumnya. Sebab, total pembiayaan yang dikeluarkan mulai membuahkan hasil di Piala AFF 2010. Timnas mengakhiri turnamen dua tahunan ini sebagai runner-up, efek kalah agregat 2-4 dari Malaysia.

”Pengurus dan anggota sudah kompak dan memiliki pandangan sama. Mereka menerima laporan tahun lalu secara aklamasi, termasuk proyeksi pembiayaan 2011,” pungkas Nurdin.

1/23/2011

RESMI: Persema & Persibo Dipecat Dari Anggota PSSI

Dua tim yang telah menjalani pertandingan di Liga Primer Indonesia, Persema Malang dan Persibo Bojonegoro, telah dipecat dari keanggotaan mereka di PSSI berdasarkan hasil rapat komite eksekutif [Exco] yang disetujui peserta kongres tahunan di Pan Pasific Nirwana Resort, Tabanan.

Menurut Nurdin, kedua klub tersebut dianggap telah melanggara statuta PSSI pasal 85 dengan mengikuti kompetisi di wilayah yang berada di bawah kewenangan asosiasi tanpa izin PSSI dan FIFA.

Ditambahkan, kedua klub itu sudah diberikan kesempatan untuk melakukan pembelaan secara tertulis sebelum berlangsungnya kongres. Namun hingga kongres berlangsung, PSSI belum pernah menerima surat tersebut.

“Terhitung mulai hari ini, Persema dan Persibo beserta klub anggotanya tidak ada hubungan lagi dengan PSSI. Keputusan ini dikeluarkan Exco PSSI dan disetujui seluruh peserta kongres,” ungkap Nurdin.

Mengenai nasib PSM Makassar yang juga memilih bergabung ke LPI, Nurdin menyatakan, keputusan pemecatan diberlakukan setelah tim Juku Eja melakoni pertandingan melawan Persema hari ini.

“Jika PSM bermain melawan Persema pada tanggal 22 Januari ini, maka PSM juga dipecat keanggotaannya dari PSSI. PSM masih diberi kesempatan untuk melakukan pembelaan tertulis hingga sebelum berlangsungnya kongres PSSI pada 19 Maret,” jelas Nurdin.

sumber : goal.com

1/22/2011

Menpora Minta Kongres PSSI Terbuka

Menpora Andi Mallarangeng meminta agar kongres PSSI yang dimulai sejak hari ini terbuka bagi wartawan untuk melakukan peliputan dan mengabarkan kegiatan itu kepada masyarakat.

Menurut Andi, sepakbola merupakan olahraga masyarakat dan populer di Indonesia, sehingga publik mempunyai hak untuk mengetahui apa yang terjadi dalam kongres tahunan itu.

“Hal-hal seperti ini seharusnya tidak perlu terjadi, dan pihak penyelenggara membuka kesempatan kepada wartawan untuk melakukan peliputan. Masyarakat juga berhal dan perlu tahu apa yang terjadi di kongres itu,” ujar Menpora.

Dalam kesempatan itu, Menpora juga mengungkapkan, pihaknya tidak diundang untuk menghadiri kongres tahunan yang mengagendakan evaluasi kerja tahun 2010 dan merancang program kerja tahun 2011 ini.

“Saya tidak tahu dan tak diundang PSSI. Idealnya, setiap cabang olahraga yang mengagendakan kongres memberitahukan hal itu kepada Menpora, dan melaporkannya. Saya sendiri juga perlu tahu apa yang menjadi kegiatan di kongres itu,” kata Menpora.

PSSI Akan Serahkan 99 Persen Saham Kepada Klub

Ketua umum PSSI Nurdin Halid mengungkapkan, dalam rentang dua bulan ke depan, induk organisasi sepakbola nasional ini akan menyerahkan 99 persen saham PT Liga Indonesia kepada klub yang berlaga di Superliga Indonesia [ISL].

Dalam kata sambutannya saat membuka kongres PSSI di Pan Pasific Nirwana Resort Bali, Jumat [21/1] malam, Nurdin mengatakan, pihaknya terus berupaya memperbaiki kualitas Superliga di masa mendatang.

“99 persen saham akan dikembalikan ke klub. Ini adalah salah satu perkembangan kompetisi profesional di Indonesia. ISL terus meningkat dari segi kualitas,” ujar Nurdin.

Ditambahkan, suksesnya kompetisi sepakbola di Indonesia tidak lepas dari peran pemerintah. Dukungan penuh pemerintah, termasuk presiden Soesilo Bambang Yudhoyono, disebut Nurdin memegang peranan penting dalam perkembangan sepakbola yang berimbas terhadap tim nasional.

“Timnas hanya kurang beruntung saja [di Piala AFF 2010]. Yang jelas, secara kualitas telah memperlihatkan peningkatan yang cukup signifikan,” kata Nurdin.

Pengembalian 99 saham kepada klub ini mendapat sambutan dari perserta kongres. Selam ini, klub hanya mendapatkan sebagian kecil dari keuntungan yang diperoleh PT Liga Indonesia yang berasal dari fee pertandingan maupun kontrak dengan produk apparel.

sumber : goal.com
-----------------------------------------------------------------
This Blog is @2008-2011 MULTI ETNIS Outlet Production

jakmania-utankayu.blogspot.com
Persija ampe mati..
-----------------------------------------------------------------